Allah timpakan ujian agar hambanya kembali bersih saat pulang ke rumahNYA nanti

Allah memberikan hambanya yang beriman dengan ujian yang berat, baik dalam keadaan kaya maupun miskin.

Kaya tetap diuji
Miskin juga diuji

Bukan Allah itu benci, tapi itulah wujud kasih sayangnya untuk membersihkan diri kita dari dosa dosa dan perkara2 yang tidak baik.

Yang sudah pasti nantinya akan muncul rasa ketidaknyamanan, rasa sedih dan rasa yang sangat tidak mengenakkan.

Padahal semua itu terjadi lantaran Allah ingin membersihkan diri kita dari segala dosa/kotoran yang melekat di tubuh kita agar kita menjadi bersih seperti sedia kala.

Ibarat proses refining emas, yang awalnya emas ditemukan dalam keadaan masih nempel dan bercampur dengan kotoran.

Namun ketika dipanaskan dengan derajat panas yang tinggi, akhirnya kotoran yang melekat tadi akan terpisah dari permukaan emas hingga jadilah emas yang murni dan layak jual.

Demikian juga dengan Allah yang menguji hambaNYA dengan tempaan yang berat agar saat kita bisa kembali kepada Allah nanti, diri kita sudah dalam keadaan bersih seperti emas murni tadi.

Sehingga Allah akan mengetahui mana hamba yang benar benar beriman, dan mana hamba yang berdusta.

“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: ‘Kami Telah beriman’, sedang mereka tidak diuji lagi?”
(Al-‘Ankabût 29:2)

-usfinasari-

#quoteoftheday
#nasehatidiri