Bunda, Ternyata Menonton TV Punya Dampak Buruk Bagi Tumbuh Kembang Bayi, lho!

bukuananda.com

Di zaman yang serba modern seperti sekarang ini, televisi dan program acara di dalamnya jadi tontonan sehari-hari. Selain acara untuk orang dewasa, ada juga acara yang ditujukan untuk anak-anak, lho. Nggak heran deh banyak orang tua yang membiarkan anaknya menonton televisi, bahkan sejak kecil.

 

Meski bagus buat perkembangan bahasa dan edukasi, namun, menonton televisi memiliki dampak nggak baik buat bayi. Ada banyak efek kurang baik menonton televisi bagi anak-anak di bawah 10 tahun. Apa aja? Yuk, simak di bawah ini!

 

Sinar Biru Merusak Retina Bayi

 

Televisi jadi salah satu barang eletronik yang memancarkan ‘sinar biru’. bahayanya, sinar kenis ini bisa merusak perkembangan restina mata bayi. Perlu Bunda ketahui, bayi lahir dengan lensa yang relatif jernih dan bening, sehingga sangat rentan terhadap sinar biru. Senantiasa perhatikan durasi menonton tv serta jarak pandangnya, ya, Bund.

 

Menurunkan Fungsi Retina Bayi

 

Selain merusak retina bayi, menonton tv teralu lama juga bisa menurukan fungsi retina bayi. Risiko terbesar kerusakan akibat sinar biru yaitu 70-80 persen mencapai retina pada usia 0-2 tahun. Kesimpulannya, bayi nggak dianjurkan menonton tv.

 

Otak Bayi Terganggu Karena Bingung

 

Menurut para ahli, bayi di bawah 2 tahun akan melihat televisi sebagai susunan warna, gambar, dan suara yang membingungkan. Hal ini dikarenakan durasi konten tv yang hanya berlangsung lima hingga delapan detik. Durasi pendek itu akan membuat bayi bingung mencerna apa yang sedang terjadi.

 

Tingkatkan Resiko Perilaku Agresif

 

Nggak bisa dipungkiri, ada banyak acara anak-anak yang dipenuhi adegan dan gambar kekerasan. Menurut penelitian, jenis acara seperti ini bisa meningkatkan risiko perilaku agresif dan menurunkan kepekaan anak-anak pada kekerasan.

 

Nggak Bisa Membedakan Kenyataan dan Ilusi

 

Tontonan televisi bisa membuat bayi bingung antara kenyataan atau ilusi. Hal ini karena bayi memiliki pandangan yang sangat harfiah terhadap dunia. Bayi akan menafsirkan apa yang mereka lihat di TV sebagai kehidupan nyata.

 

Ternyata menonton tv bagi bayi yang masih berusia di bawah 2 tahun itu kurang baik bagi perkembangan otaknya, lho. Lebih baik segera kurangi kegiatan ini ya, Bund!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *