Di Masa Tumbuh Kembang Anak, Ini 3 Tips Supaya Ia Berani Tidur Sendiri

Di Masa Tumbuh Kembang Anak, Ini 3 Tips Supaya Ia Berani Tidur Sendiri

bukuananda.com

Membuat anak mau tidur sendiri, tentu bukan perkara mudah. Apalagi jika ia sudah terbiasa tidur bersama orang tua. Namun, melatih ia tidur sendiri sangat penting di masa tumbuh kembang anak agar ia menjadi lebih mandiri. Nah, berikut ini 3 cara agar di masa tumbuh kembang anak, si kecil berani tidur sendiri. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

 

 

    1.  Hindari mengulur-ulur waktu

 

 

Selama tiga hari pertama latihan tidur, Bunda bisa menemani dengan duduk di kursi sampai si kecil tertidur. Lambat-laun, hari ke hari Bunda mulai bisa menjauh. Dari duduk di kursi, lalu antar hingga sampai di pintu. Saat lampu sudah dimatikan artinya tidak bisa bermanja-manja lagi. Mungkin terdengar tega tapi Bunda perlu membangun kebiasaan ini. Antar anak ke kamarnya, ucapkan selamat malam lalu pergi menjauh dari kamarnya. Jika si kecil ternyata mengikuti keluar kamar, antar lagi ke kamarnya tanpa harus emosi. Lakukan secara terus-menerus, karena pasti akhirnya si kecil akan terbiasa.

 

 

    1.  Ciptakan rutinitas menyenangkan sebelum tidur

 

 

Agar anak senang dengan kamar tidurnya, dekor atau atur kamar sesuai dengan selera si kecil. Juga siapkan barang-barang kesayangannya supaya anak merasa tenang dan nyaman. Agar anak lebih betah lagi, coba lakukan aktifitas yang menyenangkan menjelang tidur seperti membacakan cerita atau menyetel lagu pengantar tidur kesukaan si kecil.

 

 

    1.  Berikan dukungan dan pujian

 

 

Ketika anak sudah mulai berani tidur sendiri, jangan ragu untuk memberikan pujian ya Bunda. Misalnya: “Wah, hebat sudah bisa tidur sendiri.” Supaya anak merasa bangga. Untuk anak yang lebih kecil bisa beri hadiah di balik bantal seperti stiker, mainan atau pernak-pernik. Sehingga ketika ia bangun di pagi hari ia akan semakin bersemangat.

 

Nah, itu tadi ya Bunda 3 cara agar di masa tumbuh kembang anak, si kecil berani tidur sendiri. Apa pun proses dan hasilnya, tetap lakukan saja secara konsisten hingga akhirnya nanti si kecil berani tidur sendiri. Semoga artikel ini bermanfaat ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *