Ini Dia 3 Cara Mudah Ajarkan Bayi Tidur Siang

bukuananda.com

Bunda, tahu nggak kalau tidur siang itu bisa mengoptimalisasikan tumbuh kembang anak, terutama bayi? Sayangnya, nggak mudah untuk membuat bayi tidur siang secara teratur tiap harinya. Pola tidur siang tiap bayi tidaklah sama, tergantung pada usianya.

 

Biasanya, bayi yang baru lahir pola tidurnya belum bisa ditebak. Lama tidurnya akan berkurang saat berusia 1-2 bulan. Kemudian akan makin berkurang saat usia 3 – 6 bulan. Nah, di usia inilah Bunda bisa mengajarkannya untuk tidur siang. Dilansir dari mayclinic.org, ada tips mudah agar si kecil tidur siang dengan teratur. Yuk disimak!

 

Perhatikan tanda bayi mengantuk

 

Jika mengantuk, bayi akan menunjukkannya dengan cara menguap, mengosok-gosok matanya, mengerutkan kening, rewel, atau menangis. Bunda bisa memantau hal ini untuk mengetahui jam berapa tanda ini terlihat.

 

Kalau Bunda melihat tanda tersebut, Bunda bisa mengganti popoknya atau memberikannya susu agar ia merasa lebih nyaman dan mudah tertidur. Jangan membiarkannya melewatkan tidur siang, ya. Hal ini akan membuat si kecil kelelahan dan membuatnya lebih sulit tidur di malam hari, lho!

 

Ajari ia tidur sendiri

 

Bunda melihat tanda-tanda mengantuk pada bayi? Segera bawa ia ke tempat tidur. Hal ini bisa mengajarkannya untuk tidur sendiri tanpa harus ditemani. Pastikan juga ia tidur di ranjang khusus yang berpelindung, ya.

 

Ajak tidur siang pada jam yang sama

 

Ajarkan dan ajak bayi untuk tidur di jam yang sama secara terus menerus secara konsisten. Pastikan juga durasi tidurnya nggak berubah, meski sedang berpergian. Bunda juga harus memerhatikan kualitas tidur si kecil. Caranya, perhatikan apakah perutnya sudah terisi atau belum sebelum tidur.

 

Perhatikan juga kondisi ruang tidur, buat senyaman mungkin. Hindari juga menidurkan bayi pada sore menjelang malam, agar nggak mengganggu jam tidur malamnya, ya.

 

Membiasakan si kecil tidur siang memang nggak mudah. Bunda harus tetap konsisten melakukannya. Jangan ragu berkonsultasi pada dokter perihal hal tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *