OPTIMALKAN KEMAMPUAN MOTORIK ANAK

bukuananda.com

Bunda sudah tahu belum kalau tumbuh kembang motorik anak itu penting? Satu hal yang harus Bunda pahami bahwa keterampilan motorik kasar itu mengacu pada segala tindakan yang memanfaatkan otot lengan, kaki, dan anggota gerak lain untuk saling berkoordinasi.

Gerakan ini meliputi merangkak, duduk dari berdiri atau sebaliknya, rebahan, berjalan, berlari, mengangguk dan menggelengkan kepala, melempar bola, menggenggam boneka, hingga melambaikan tangan dan mengayunkan kaki.

Keterampilan ini dikenal juga sebagai kemampuan motorik luas dan sudah harus dikuasai anak usia satu tahun. Pengembangan keterampilan ini diawali dengan otot-otot besar di lengan, kaki, dan badan. Setelah itu, barulah otot-otot kecil mulai berkembang dalam ketangkasan anak soal menggenggam, menangkap, atau melempar.

Namun, Bunda tahu gak kalau kita sebagai orang tua juga bisa merangsang perkembangan motorik anak agar lebih baik? Kaya gimana caranya, simak di bawah ini penjelasan lebih lanjutnya ya!

    1. Menari bersama

Ya, menari bisa jadi kegiatan menyenangkan yang Bunda lakukan dengan si kecil. Kegiatan ini akan membutuhkan koordinasi gerakan tangan, kaki, dan tubuh sekaligus. Hingga efektif untuk mengembangkan motorik kasarnya. Meskipun gerakan si kecil belum terkoordinasi dengan baik dan indah, menari bisa memberinya kesempatan lebih banyak mengembangkan variasi gerakan, lho!

    1. Bermain peran

Setelah menari, Bunda bisa mengajaknya untuk bermain peran. Kira-kira kaya gimana caranya, ya? Gampang kok, misalnya bunda bisa menugaskan si kecil jadi penjual makanan dan meracik pesanan pembeli dengan alat-alat seperti mangkuk plastik dan benda-benda lain. Bunda bertugas sebagai pembeli. Masih banyak pilihan peran yang bisa Bunda pilih, yang tentunya berasal dari profesi yang gampang ditemui. Selamat mencoba ya!

    1. Jalan-jalan bersama

Jika bosan bermain di dalam rumah, Bunda bisa nih mengajaknya bermain di taman kota terdekat. Carilah taman kota yang dilengkapi zona khusus bermain anak, dengan jungkat-jungkit, perosotan, ayunan, dan lain sebagainya.

Semua permainan tersebut dapat mendorong anak melakukan berbagai gerakan seperti duduk tegak, jalan, melompat, dan mendorong. Bunda juga bisa lho, mengajak si kecil mengendarai sepeda dan lempar tangkap bola. Apapun kegiatan menyenangkan bisa Bunda coba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *