CARA MENGATASI MENGAPA ANAK MARAH

5 jenis buku anak

Bukuananda.com :

Cara mengatasi tantrum harus sudah menjadi pengetahuan umum yang dimiliki oleh setiap orangtua. Pasalnya, melihat perkembangan zaman dan kebiasaan masyarakat kita, sudah hampir sulit bagi anak untuk tidak mengalami apa yang disebut dengan tantrum.

 

Secara sederhana, bagi Ayah Bunda yang baru mengenal istilah ini, tantrum merupakan kondisi di mana anak sangat mudah marah-marah, mengamuk, bahkan hingga banting-banting barang. Kondisi tersebut lazim terjadi pada anak usia 1 sampai 4 tahun. Namun, tak menutup kemungkinan untuk anak di atas usia 4 masih mengalaminya.

 

Kendati demikian, ada satu hal yang mesti dipahami dan disadari oleh Ayah Bunda. tantrum ini memang terlihat sangat menyeramkan. Tapi sesungguhnya, tantrum pada anak itu tak lain sebagai salah satu cara mereka belajar berkomunikasi secara efektif dengan Ayah Bunda dan lingkungannya. Meski begitu, tidak dibenarkan juga untuk kemudian mendiamkannya atau mengabaikannya.

 

Cara mengatasi tantrum pada anak itu beragam. Biasanya lebih personal. Jadi, satu metode bisa bekerja pada satu anak, tapi belum tentu bekerja pada anak lainnya. Namun, ada juga metode yang sudah disepakati dan dirasakan banyak Ayah Bunda bahwa ada metode atau cara megatasi tantrum yang bisa bekerja pada anak secara umum.

 

Beberapa cara mengatasi tantrum yang sudah diakui ampuh itu di antaranya adalah mengajak bicara anak, mengupayakan diri agar tetap tenang, mencari penalihan perhatian anak, dan bersikap lembut tanpa mengancam baik secara verbal maupun non-verbal.

 

Namun ada cara mengatasi tantrum yang lebih fundamental, atau cara prefentif mencegah terjadinya tantrum pada anak. Caranya adalah memahami mengapa anak marah. Dengan memahami penyebab mengapa anak marah, maka Ayah Bunda bisa mengantisipasi tidak terjadinya tantrum dengan meminimalisir penyebabnya.

 

Misal, anak kerap marah atau mengamuk ketika dilarang menggunakan gadget, maka Ayah Bunda bisa memberi permainan lain yang bisa membuatnya lupa pada gadget. Dengan demikian, peluang untuk marah dan ngamuknya sudah berkurang karena anak menemukan saluran baru yang membuatnya tenang, senang, sesenang dan setenang bermain gadget. Jika sulit mencari benda apa yang cocok untuk ini, coba SabaQu. Sudah banyak review atau testimoni yang mengatakan bahwa SabaQu bisa bekerja seperti apa yang barusan dikatakan.

Bukuananda.com

Memahami mengapa anak marah sebagai cara mengatasi tantrum mesti dilakukan seara sistimatis, menyeluruh. Jadi, langkah berkutnya, setelah memahami mengapa anak marah, Ayah Bunda harus melatihnya atau membantunya bagaimana cara mengatasi kemarahan. Hal ini bisa dilakukan dengan cara memberitahunya dengan kata-kata atau cerita. Bisa juga dengan cara meyertakannya pada program-program khusus tentang hal ini. Biasanya di sekolah kanak-kanak pun kegiatannya mengandung unsur-unsur pelatihan ber’damai’ dengan marah.

 

Secara garis besar, sebetulnya, untuk anak 3 tahun ke bawah, selain memahami mengapa ia marah, cara paling efektif megatasi tantrum adalah dengan mengalihkan perhatiannya. Sebab, untuk usia ini, ketika marah, mereka cenderung tidak diplomatik. Sebaliknya, mereka masih sangat mudah untuk dialihkan perhatinnya pada apa yang menarik baginya. Berbeda untuk anak-anak yang sedikit lebih besar, ya caranya adalah seperti apa yang sudah dipaparkan di atas.

 

Di luar dari pada itu semua, tidak sedikit ahli yang berkesimpulan bahwa pada hakikatnya tantrum itu adalah cara berkomunikasi anak. tantrum ini terjadi ketka anak menginginkan sesuatu, namun tidak dapat mengutarakannya. Hal tersebut berkenaan karena kemmampuan bicara, pengetahuan bahasanya belum begitu baik. Pada saat itulah umumnya tantrum terjadi.

 

Akhir kata, Ayah Bundaharus cermat, jika tantrum pada putra putrinya terjadi sangat sering dan intens, bahkan sampai menyakiti dirinya sendiri atau orang lain, itu artinya Ayah Bunda harus mengonsultasikanya lebih mendalam dengan dokter anak.

 

Buku Halo Balita Mengatasi Anak Gak Rewel

halo balita

Bukuananda.com :

Web : www.anandastore.id
Whatsapp : wa.me/6281548201985

Free Ongkir Seluruh Indonesia

Buku untuk balita itu terkadang pamornya kalah dibanding dengan smartphone atau jenis gadet lainnya. Kalau disuruh milih, tak sedikit anak yang lebih milih main HP daripada main buku. Apalagi waktu anak lagi bosan atau rewel, dengan apa coba rewelnya reda, gadget kah, atau buku?

Bosan dan rewel pada anak sejatinya tak bisa dipisahkan. Karena bosan, ujung-ujungnya jadi rewel. Begitulah. Kendati demikian, kedua hal tersebut jelas berbeda. Tidak selalu karena bosan, maka anak jadi rewel. Tidak selalu karena anak rewel, berarti tandanya itu dia bosan. Tidak. Bisa saja anak itu bosan, tapi tidak jadi rewel. Bisa juga anak rewel, tapi penyebabnya bukan karena bosan.

Dikutip dari detik.com, seorang psikolog, Anastasia Satriyo MPsi., mengungkapkan bahwa semua anak itu gampang bosan. “Apalagi kalau yang tingkat intelektualnya bagus,” katanya.

Nah, supaya anak tidak cepat bosan, psikolog yang akrab disapa Anas itu bilang, “Memang kita bisa budayakan bersosialisasi, tapi ingat bahwa anak kita belum dalam tahap itu. Harusnya anak yang kita tanya, dia butuhnya apa supaya enggak bosan, kita yang akomodir. Sehingga, kita bisa ciptakan child friendly environment.”

Sementara itu, soal rewel ini agak berbeda. Rewel itu sifatnya lebih reaktif. Maksudnya, reaksi atas kondisi tertentu. Misalnya tadi, karena bosan, maka reaksinya rewel.

Rewel memang bikin jengkel, Bund! Tapi, bagaimanapun juga, marah bukan solusi. Pasalnya, balita cenderung semakin rewel jika Ayah Budanya gampang marah. Bersabarlah! Ayah Bunda sebaiknya memahami terlebih dahulu penyebab kerewelan anak. Pada umumnya, rewel pada anak itu dipicu oleh beberapa penyebab yang secara garis besar bisa dikelompokkan sebagai berikut.

  1. Sakit

Rewel karena sakit lazimnya terjadi pada anak yang biasanya aktif dan cerita. Karena sakit, mereka mendadak murung dan cengeng. Sedikit-sedikit menangis, ditawari ini itu, semuanya jadi serba salah, terus uring-uringan. Rewel yang disebabkan sakit ini tampak membuat anak jadi lebih manja.

  1. Tak nyaman

Rewel karena tak nyaman ini terjadi biasanya pada anak kalau mereka datang ke tampat baru atau berada di lingkungan baru. Di pandangan anak, segalanya serba asing. Akhirnya, mereka jadi rewel. Di dalam keadaan seperti itu, ada anak yang merasa terancam. Dan akhirnya, kenyataan tersebut membuatnya menjadi rewel.

Rewel karena tak nyaman pun terjadi ketika anak ditinggal orangtuanya dan diasuh oleh orang lain, baik itu oleh pembantu maupun oleh neneknya. Terkadang anak juga rewel karena diajak tergesa. Misal, ketika Bunda sedang buru-buru, anak bisa saja rewel karena itu. ini pun sama, penyebabnya adalah ketidaknyamanan.

  1. Menuntut perhatian

Rewel pun bisa terjadi ketika Ayah dan Bunda justru tengah bersama mereka. Dan mungkin, ini lumrah terjadi. Secara kasat mata pun Ayah bunda bisa mengidentifikasi, mengapa anaknya rewel. Ya, itu karena mereka mencari perhatian. Terkadang, untuk sebagian anak, cara mereka menuntut perhatian itu ya demikian. Nah, reaksi Ayah Bunda terhadap anak yang rewel karena mencari perhatian itu berpengaruh besar terhadap anak. Peka dan bersabarlah!

  1. Bosan

Yang pasti, bosan adalah penyebab anak rewel paling lumrah. Misal, ketika di kendaraan lama-lama, atau saat sore ketika semua sudah dilakukan dan tak tahu lagi apa yang harus dimainkan, anak akan bosan yang kemudian ujung-ujungnya adalah rewel, merengek-rengek, uring-uringan.

Setelah memahami sekilas paparan di atas, Ayah Bunda boleh berkesimpulan, kiranya cara terbaik untuk mengatasi anak mudah bosan dan rewel itu seperti apa. Secara garis besar, jawabannya adalah kasih sayang, memahai kondisi anak, dan coba mengerti  mereka. Hal tersebut bisa diimplementasikan dengan cara apapun, dengan model aksi bagaimanapun. Tergantung selera dan pengalaman Ayah Bunda. Sebab, setiap anak itu berbeda-beda.

Namun demikian, ada cara efektif untuk mencegah anak dari cepat bosan dan rewel. Yakni dengan gadget. Hem, ya enggak lah! Bercanda, Bund hehe.

Caranya adalah dengan menggunakan media buku. Tak boleh sembarangan buku tapi harus buku untuk balita. Dan bicara soal buku untuk balita, maka tidak bisa tidak untuk menyebut satu nama, yakni Halo Balita.

Bosan itu terjadi pada anak karena mereka jenuh. Sementara jenuh itu terjadi karena kegiatan yang monoton. Klik sudah. Halo Balita sendiri, dalam satu paketnya, berisi 15 jilid, plus boneka tangan dan augmented reality.

halo balita

Lantas, bagaimana anak bisa bosan dengan sajian buku untuk balita yang banyak cerita memikat, lengkap dengan perangkat permainan fisik lainnya.

Dari segi bobot yang menyasar sisi dalamnya pun, yakni emosi dan akal, dengan lembut anak ‘dicekoki’ asupan nutrisi bergizi buat hati, dan pikirannya. Tak heran, output dari membiasakan diri membaca dan memainkan buku untuk balita satu ini adalah kedewasaan, kemandirian, dan kepekaan dari si anak.

Jadinya, bosan sih boleh, tapi anak tahu bagaimana menyikapinya. Rewel sih masih bisa saja terjadi, tapi anak tahu kadar rewelnya dan bagaimana berdamai dengan hal itu. MasyaAllah ya, Bunda!

BERKUDA MENINGKATKAN IQ ANAK

Jual beli buku

Bukuananda.com :

Web : www.anandastore.id
Whatsapp : wa.me/6281548201985

Free Ongkir Seluruh Indonesia

Cara meningkatkan IQ anak yang akan kita bahas kali ini mungkin akan sedikit mengejutkan Ayah Bunda. Pasalnya, hal ini memang jarang dibicarakan dalam topik-topik parenting atau kecerdasan anak.

 

Namun, sudah saatnya bagi Ayah Bunda untuk tahu bahwa ada sebuah penelitian yang membuktikan, menunggangi kuda adalah salah satu cara meningkatkan IQ anak, bisa membantu meningkatkan daya ingat, kemampuan belajar dan menyelesaikan masalah serta pastinya meningkatkan tingkat kecerdasan si kecil.

 

Sejumlah ilmuwan di Tokyo University of Agriculture menemukan bahwa getaran yang ditimbulkan kuda ketika anak menungganginya mampu mengaktivasi bagian otak yang bernama the sympathetic nervous system. Dalam pengujian penelitiannya, para peneliti menggunakan subjek yaitu 34 anak laki-laki dan 72 anak perempuan usia antara 10 sampai 12 tahun. Mereka dipisahkan ke dalam 3 grup.

 

Singkatnya, kesimpulan dari riset tersebut menunjukkan bahwa manfaat terpenting dari menunggangi kuda bagi anak-anak itu sangat berkaitan dengan getaran pada kuda. Oleh sebab itu, hasilnya pasti berbeda dari setiap kuda. Tergantung pada getaran yang ditimbulkan oleh kudanya.

 

Menunggangi kuda tertentu cenderung lebih besar meningkatkan sensitivitas anak. Menunggangi kuda lainnya, dengan getaran dan cara yang berbeda seperti apakah kudanya berjalan atau berlari kencang, bisa lebih berpotensi mengurangi tingkat stress.

 

Namun, yang paling pasti, sebagaimana sudah disitir di atas, menunggangi kuda itu mampu meningkatkan daya ingat, kemampuan belajar dan kemampuan memecahkan masalah hingga pada gilirannya terakumulasi menjadi peningkatan IQ anak.

 

Dalam penjelasannya, Professor Mitsuaki Ohta, salah satu peneliti riset ini, bilang, “Karakteristik terpenting dari langkah kuda adalah bahwa mereka memproduksi tiga dimensi akselerasi. Pergerakan panggul kuda mampu memberi input motorik dan sensorik pada tubuh manusia.”

 

Di luar dari riset di atas, Ayah Bunda pasti sudah tahu bahwa salah satu olahraga yang disunnahkan adalah menunggangi kuda. Dan jika kita membuka hati, ternyata segala sesuatu yang disunnahkan dan diperintahkan oleh Allah Swt itu memang berdampak baik buat kita selaku hamba. Ini salah satunya. Sudah sunnah, bikin cerdas pula.

 

Tapi jangan kita yakin pada sunnah berkuda ini hanya karena sudah tahu manfaatnya yang bisa menaikkan IQ anak. Yang pasti, sebagai motivasi, boleh-boleh saja Ayah Bunda mulai merutinkan mengajak anaknya jalan-jalan berkuda. Tapi tetap usahakan pula di hati bahwa kita berkuda itu adalah bentuk kita ikut, meneladani, belajar menjalankan sunnah Rasulullah Saw.

 

Nah, bagaimana, apakah Ayah Bunda mulai tertarik untuk memasukkan si kecil ke klub berkuda atau secara rutin mengajak anaknya ke kebun binatang untuk berkuda, sebagai cara meningkatkan IQ anak?

 

Peran IQ anak di dalam kehidupan mereka itu sangat penting. Kendati demikian, hal tersebut tak boleh membuat Ayah Bunda lupa pada aspek lainnya seperti kecerdasan emosional, sosial, dan spiritualnya. Bagusnya seimbang. Semua dilatih dan ditingkatkan.

 

Cara menigkatkan IQ anak pun bisa dimulai dengan hal-hal yang sangat sederhana. Bahkan, kalau ditelaah, bertanya pada anak dengan cara tertentu pun bisa meningkatkan intellectual quotient atau kecerdasan otak mereka.

 

Selain itu, mainan juga bisa jadi salah satu cara meningkatkan IQ anak. Misalnya, SabaQu. Permainan yang terdiri dari bingkai hijau, papan soal, dan keping magnet ini adalah contoh mainan yang berdampak pada kecerdasan anak. Bukan saja dari bobot materi yang dipermainkannya, cara bermain atau skema bermainnya pun secara tidak disadari merangsang atau melatih kerja otak anak. Intinya, ada banyak sekali cara meningkatkan IQ anak, mulai dari ngobrol, main, hingga menunggang kuda.

MASIH BELUM TERTARIK JADI MEMBER MDS?

Buku anak edukatif

Bukuananda.com : Member MDS katanya bisa jalan-jalan ke luar negeri? Member MDS katanya bisa dapat keuntungan sampai puluhan juta rupiah? Member MDS katanya katanya katanya dan katanya. Pernah dengar selentingan seperti itu, Ayah Bunda?

 

Ya, betul kok. Ayah Bunda tak salah dengar. Meber MDS atau Mandira Dian Semesta itu memang diapresiasi dengan berbagai macam reward. Mulai dari uang tunai, kendaraan bermotor, alat-alat rumah tangga, jalan-jalan ke luar negeri, hingga umrah. Nah, sekarang, jika Ayah Bunda ingin seperti orangtua lainnya yang dapat reward dari Mandira, mari kita pahami cara kerjanya.

 

Mandira Dian Semesta merupakan unit direct selling penerbit terkemuka, Mizan. Mandira menjual buku melalui para book advisor dan resellernya yang tak lain disebut juga sebagai MDS. Jadi, buku-buku yang dijual oleh Mandira ini tidak bisa ditemukan di toko-toko buku konvensional, melainkan hanya tersedia di para member MDS.

 

Oleh sebab itu, tak heran jika member MDS meraup keuntungan sangat banyak. Sebab, buku-buku Mandira yang banyak dicari orangtua di Indonesia ini hanya bisa didapatkan dari mereka. Terhitung, ribuan paket buku bisa terjual setiap bulannya.

 

Kemudian, sistim edukasi yang dibangun oleh para member MDS ini sangat baik dan merata. Jadi tidak ada istilahnya monopoli pasar, tidak ada istilahnya perbedaan keuntungan yang jomplang antara satu member dengan member lainnya. Prinsipnya, mereka bertumbuh bersama. Semua punya kesempatan yang sama.

 

Member MDS yang baru akan digabungkan ke dalam satu kelompok tertentu di bawah bimbingan senior book advisor. Di situ, dari hal-hal basic sampai advanced akan diajarkan. Dan bagusnya, yang mengajarkan adalah mereka yang sudah lebih dahulu menekuni dunia penjualan direct selling Mandira. Jadi, apa yang diajarkan itu sangat aplikatif dan mengena. Bukan sekadar teori pemasaran belaka.

 

Kemudian, reward di mandira itu ada banyak, sebagaimana sudah disebutkan beberapa di atas. Ada komisi bulanan, ada per triwulan. Ada juga komisi untuk momen-momen tertentu. Umumnya, komisi atau reward-reward tersebut diberikan dengan hitung-hitungan poin.

 

Jadi, dari satu unit buku yang terjual, seorang member MDS akan mendapat poin. Setiap buku poinnya berbeda. Misal, seorang member MDS berhasil menjual satu unit paket buku Halo Balita. Maka, poin yang diperolehnya berbeda dari poin ketika ia berhasil menjual satu unit SabaQu.

 

Nah, untuk masing-masing rewardnya ada standar minimum poin. Siapa saja member MDS yang berhasil mencapai 500 poin, maka ia berhak mendapat reward jalan-jalan ke Thailand. Contohnya seperti itu. Oleh sebab itu, tak heran jika di luar sana Ayah Bunda sering mendengar certa member MDS yang jalan-jalan ke luar negeri, yang dapat komisi hingga puluhan juga. Karena ya, mereka memang berhasil mencapai poin-poin yang sudah ditentukan.

 

Sekarang, bagaimana caranya jadi member MDS? Gampang! Ayah Bunda tinggal kontak saja para senior advisor. Biasanya mereka membuka lowongan untuk member MDS baru. Ayah Bunda bisa masuk ke Facebook Mandira Dian Semesta. Nah, di situ banyak senior book advisor berseliweran. Stalking saja laman facebook mereka,

 

Atau, Ayah Bunda bisa masuk ke situs mandira.id. Di sana, tertera nomor kontak kantor Mandira. Nah, tinggal hubungi saja nomor tersebut. Nanti akan diarahkan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa kita berada di kelompok member MDS. Dengan berjejaring atau berkelompok seperti ini, Ayah Bunda bisa banyak dapat ilmu sekaligus senior untuk berkonsultasi.

 

Oh ya, jadi member MDS tidak dipungut biaya kok. Modalnya hanya niat Lillahita’ala dan kemauan yang keras. Sekarang bagaiman, masih belum tertarik? Gak mungkin deh!

JADI RESELLER MDS SAJA!BERKAH

Bukuananda.com : Reseller MDS bisa jadi pilihan terbaik buat Bunda yang ingin bantu suami cari nafkah. Atau buat Bunda yang ingin punya penghasilan sendiri, misal. Atau juga buat Bunda yang ingin mewujudkan cita-citanya jadi pengusaha.

 

Ada beberapa hal yang bisa Bunda pertimbangkan terkait mengapa mesti jadi reseller MDS.

 

 

    1. Tak harus keluar rumah

 

 

Bunda bisa menjual produk-prdoduk MDS dari rumah. Tinggal begeriliya saja melalui jejaring media sosial yang Bunda miliki. Terlebih, di zaman sekarang, kehidupan kebanyakan orang sudah ‘pindah’ ke media sosial. Jadi, justru akan sangat efektif ketika Bunda menjadi reseller MDS dan menjual produknya di media sosial.

 

 

    1. Keuntungannya besar

 

 

Kalau dihitung secara kasar, 5 produk saja bisa Bunda jual, uang dapur selama satu bulan sudah bisa tertutupi hihi. Lagian, menjual 5 produk dalam satu bulan itu bukan hal yang terlalu sulit. Sudah terbukti, banyak reseller MDS yang sampai bisa menjual lebih dari 5 produk per bulannya.

 

 

    1. Support team

 

 

Ketika bergabung menjadi reseller MDS, Bunda akan ikut tergabung ke dalam satu grup reseller. Di situ, Bunda akan dibimbing oleh senior book advisor tentang bagaimana cara sukses menjadi reseller MDS. Tak hanya itu, di sini juga Bunda bakal mendapat pendampingan yang intens. Kapanpun Bunda menemukan kesulitan, tinggal konsultasikan saja. Jadi, Bunda tidak akan dilepas sendirian sejak awal. Bunda akan ditemani orang-orang yang sudah berpengalaman.

 

 

    1. Produk yang banyak dicari

 

 

MDS ini kependekan dari Mandira Dian Semesta. Ini merupakan unit direct selling Penerbit Mizan. Usianya sudah cukup matang. Oleh karenanya, pasarnya sudah sangat luas. Dengan demikian, menjual produk MDS itu tidak begitu sulit. Sebab awarness atau kesadaran publik terhadap produk-produk MDS itu sudah ada. Bunda tinggal melakukan tahap konversi, membuat orang-orang taadi membelinya.

 

Kemudian, MDS ini kan menjual buku-buku anak dan perangkat edukatif anak lainnya. Mengingat tingkat pernikahan di Indonesia tidak pernah menurun, maka, kebutuhan akan produk-produk MDS pun tidak akan berkurang. Di situlah letak peluang sukses Bunda sebagai reseller MDS.

 

 

    1. Keluarga baru

 

 

Pada hakikatnya, menjadi reseller MDS bukan soal materi semata. Menjadi reseller MDS itu mesti dimaknai sebagai upaya Bunda untuk ikut serta dalam mencerdaskan bangsa. Yang Bunda kampanyekan bersaa kawan-kawan MDS ini adalah buku. Di sini, Bunda berusaha menyebarkan virus membaca kepada anak di Indonesia.

 

Itu semua Bunda lakukan bersama keluarga baru Bunda, yakni keluarga MDS. Tidak hanya menjual buku, pasti Bunda akan melakukan kegiatan penyuluhan, pendampingan kepada masyarakat, meliterasi masyarakat. Dari situ, hubungan erat antara Bunda dengan kawan-kawan MDS lainnya pasti akan terjalin. Dan percayalah, yang begini itu priceless, tak bisa dinilai dengan uang.

 

Jadi, tunggu apa lagi, bergabunglah menjadi keluarga Mandira Dian Semesta. Tapi sebelumya, bicaralah pada suami Bunda. Pinta ridhanya. Melihat itikad baik Bunda, ditambah dengan kultur dan cara kerja reseller MDS, rasanya hanya dukungan yang akan Bunda peroleh. Kalau sudah begitu, masyaAllah deh. Bahagianya pasti.

TOKO ONLINE, PROMO GRATIS ONGKIR

Bukuananda.com

Bukuananda.com

Promo gratis ongkir di toko mana ya? Toko situ lagi ada gratis ongkir, enggak? Kalau toko sebelah bagaimana, lagi promo gratis ongkir juga kah? Di toko itu, syarat gratis ongkirnya, minimal harus beli berapa? Toko online yang sono, gratis ongkirnya cuman buat kirim ke Jabodetabek saja ya?

 

Sering tanya begitu? Sedih sih pasti kalau gratis ongkir tapi banyak syaratnya. Terus, kadang ada juga toko online yang kasih gratis ongkir, tapi kita mesti cari-cari dulu voucher untuk gratis ongkirnya. Hem.

 

Kita mesti paham, dalam dunia jual beli online, sebetulnya penjual bakal membebankan biaya pengirimannya kepada si pembeli. Karena kalau tidak demikian kan, dari mana si penjual bisa dapat untung. Biaya antar itu kan bisa dibilang tidak murah juga. Bisa sampai belasan atau puluhan ribu.

 

Namun, di sisi lain, promo gratis ongkir adalah cara jitu yang bisa secara signifikan mengundang pelanggan membeli produknya. Akhirnya, dengan cara atau skema yang telah diatur, yang mana bisa membuat biaya ongkos kirim itu tertutupi oleh pelanggan, tetapi di waktu yang bersamaan si penjual bisa mengadakan promo gratis ongkir di tokonya, maka munculah beragam skema promo gratis ongkir yang sudah dibicarkan di atas, yakni syarat-syarat untuk promo gratis ongkir tersebut.

 

Tapi, ada lho toko online yang memberikan promo gratis ongkir tanpa syarat. Nah, toko online seperti ini biasanya punya misi lain, tidak hanya berjualan. Mandira.id, misalnya. Toko buku anak premium ini memberikan layanan promo gratis ongkir tanpa syarat bagi semua orang. Hal itu bisa dimengerti karena memang, selain berjualan buku anak premium, Mandira juga bergerak untuk peningkatan literasi anak-anak di Indonesia. Malah, kendati ongkos kirim yang ditanggungnya besar, Mandira akan senang jika ada pelanggan yang membeli bukunya dan mengirimnya ke pelosok daerah di Indonesia.

 

Mari kita lihat lebih dekat. Promo gratis ongkir di Mandira berlaku sepanjang masa, sampai kapapun, tak mengenal waktu, selama Mandira masih ada (doakan terus eksis ya, hihi). Promo gratis ongkir di Mandira juga berlaku untuk jumlah pembelian berapapun. Biarpun hanya beli satu produk saja, pokoknya, pembeli tak usah membayar ongkos kirimnya.

 

Selain itu, Umumnya kan, promo gratis ongkir kerap hanya berlaku untuk pengiriman ke kota-kota besar saja. Tidak di Mandira. Di toko online satu ini, promo gratis ongkir berlaku ke semua tujuan pengiriman, ke pelosok daerah manapun di seluruh wilayah Indonesia.

 

Intinya, belanja di Mandira, ongkos kirimnya gratis. Tanpa syarat tanpa catatan apapun!

 

Tapi memang, kalau mau beli baju, ya tak bisa di Mandira. Kan sudah dibilang, Mandira ini toko buku anak premium dan perangat edukasi. Mandira sendiri adalah salah satu unit dari Penerbit Mizan. Mandira menjual buku-buku anak premium sekaligus mainan edukasi.

 

Bicara soal kenikmatan belanja di Mandira, maka tak bisa selesai sampai di promo gratis ongkir saja. Ada juga diskon besar dari setiap produknya yang bikin sayang kalau melewatkannya begitu saja. Lebih gregetnya lagi, diskonnya itu hampir tiap bulan. Nih ya, contoh, November ini, buku Nabiku Idolaku, Seri Teladan Rasul, Ensiklopedi Bocah Muslim, LAQU, Confidence in Science, dan Wow Amazing Series, semuanya diskon 30%.

 

Oh ya, perlu diketahui, Mandira juga menjual bukunya tidak hanya melalui situs resminya saja, tetapi juga bekerja sama dengan para book advisor atau reseller. Nah, gratis ongkos kirimnya juga berlaku untuk pembelian buku-buku Mandira dari book advisor atau reseller.

INGIN SI KECIL BISA MENULIS? SIMAK 7 CARA BERIKUT INI

bukuananda.com

Setelah si kecil sudah mengenal huruf-huruf, saatnya Bunda mengenalkannya untuk menulis, nih. Akan lebih baik jika Bunda mengajarkannya menulis sebelum ia mulai masuk sekolah. Namun sebelum melakukan hal ini, Bunda harus terlebih dahulu mengembangkan dan optimalkan kemampuan motoriknya lebih dulu.

 

Alasannya untuk mendapatkan kemampuan motorik halus yang baik, ia harus memiliki kekuatan otot tangan ideal. Dengan kemampuan ini, ia pun bisa memegang alat tulis secara benar. Nah, lalu kaya gimana sih panduan tepat buat mengajarkan si kecil menulis? Simak di bawah ini!

 

Belikan beragam alat tulis yang menarik

 

Berikan ia beragam alat tulis yang menarik dan mencolok dari segi variasi warna. Berikan juga kebebasan padanya menulis menggunakan crayon, spidol, dan lainnya. Hal ini akan memotivasinya terus menulis.

 

Berlatih memegang pensil

 

Ajari ia bagaimana caranya memegang pensil dengan baik dan benar. Salah memegang pensil bisa berpengaruh pada bentuk tulisannya. Posisikan pensil di antara jari telunjuk dan ibu jari si kecil dengan tepat. Contohkan beberapa kali hingga ia paham.

 

Berikan contoh penekanan saat menulis

 

Setelah mengajarinya memegang pensil dengan benar, selanjutnya ajari ia menulis dengan tekanan yang kuat dan benar. Jangan sampai ia terlalu lemah menekan ataupun menekan terlalu kerasa hingga kertasnya bolong, ya.

 

Menebalkan garis putus-putus

 

Setelah itu, Bunda bisa mengajarkannya untuk menebalkan garis terlebih dahul. Sediakan buku berisi gambar dengan garis putus-putus yang bisa ia sambungkan sepeti huruf atau angka.

 

Belajar menulis satu huruf

 

Setelah ia berhasil belajar menyambung garis putus-putus dan terbiasa dengannya, barulah ajarinya ia membuat satu huruf. Minta ia menulis satu huruf dengan cara meniru huruf yang ada. Ulangi langkah ini hingga ia jadi mahir. Kemudian beralih lah pada huruf lainnya.

 

Menulis pada beragam media

 

Untuk mendorong keinginannya menulis, Bunda bisa menyediakan banyak media selain kertas. Misalnya di papan tulis, white board, dan media lain. Hal ini bisa membuatnya semakin tertarik dan bersemangat.

 

Berikan apresiasi

 

Setelah ia berhasil mempraktekan semuanya, Bunda bisa memberikan apresiasi atau hadiah bagi si kecil agar ia semakin termotivasi buat belajar. Hal ini merupakan dukungan moral Bunda sebagai orang tua atas usahanya buat belajar.

 

Satu hal yang harus Bunda pegang adalah jangan memaksanya untuk menulis dengan cara yang keras, ya. Biarkan si keci menikmati prosesnya secara alami agar ia termotivasi dengan baik.

AJARKAN SI KECIL STEM SEJAK DINI

bukuananda.com

Bunda, pernah dengar soal STEM nggak nih? STEM (science, technology, engineering, math – Sains, Teknologi, Teknik Mesin, Matematika) dapat mendukung anak memiliki kemampuan berpikir yang logis dan kritis. Jika Bunda ingin anak jadi ilmuwan, ajarkan hal ini sejak dini padanya.

Plus, kemampuan menguasai STEM sejak dini juga berperan bagi pertumbuhan si kecil hingga dewasa nanti. Saat ini semakin banyak lapangan pekerjaan yang berkutat di bidang sains, teknologi, teknik mesin dan juga matematika, lho! Maka dari itu yuk mulai kenalkan STEM ini pada si kecil!


Ajari anak tentang bentuk


Kenalkan padanya mengenai bentuk, dicontohkan dari benda sekitar. Misal bola itu bulat, bantal itu persegi, dan lainnya. Setelah ia mengenal bentuk, minta si kecil membandingkan benda tadi dari ukuran. Ajarkan ia membedakannya dari segi ukuran mulai terkecil hingga terbesar.


Ajari anak bertanya ‘apa’ dan bukan ‘kenapa’


Si kecil secara alami akan terdorong untuk selalu bertanya ‘kenapa’. Ajarkan anak untuk bertanya ‘apa’ untuk berpikir tentang apa yang sedang mereka lihat dan mendorongnya untuk mengatakan hasil pengamatannya. Bunda bisa mencontohkan dengan memberikan pertanyaan ‘apa’ pada si kecil dan biarkan ia menjelaskannya.


Ajari anak suka matematika


Bunda bisa mengenalkan padanya bahwa berhitung dan matematika itu menyenangkan. Misalnya, ajarkan ia berhitung menggunakan jari, bukan kalkulator. Jangan biarkan anak melihat bahwa orang tua nggak suka matematika.


Ajari konsep sebab akibat


Bunda bisa menunjukan pada anak tentang hubungan sebab akibat secara sederhana. Kemudian, minta anak untuk menjelaskan konsep hubungan sebab akibat dengan menggunakan tombol sakelar lain di dalam rumah.


Ajarkan menghitung dengan rima dan nyanyian


Ajarkan menghitung dengan cara menyenangkan seperti berirama dan bernyanyi saat belajar. Anak bisa mengenali pola mana yang memegang peranan penting dalam dasar belajar STEM. Mengenali pola adalah langkah pertama untuk memprediksi hasil yang merupakan kunci dari belajar STEM.


Ajari si kecil STEM ini agar ia bisa berpikir kritis, analitis, logis, kreatif, inovatif dan memiliki solusi saat menghadapi masalah apa pun.

BUNDA, BEGINI CARA MUDAH MENGECEK PERKEMBANGAN MOTORIK BAYI

bukuananda.com

Bunda, memerhatikan tumbuh kembang anak memang menjadi sebuah hal menyenangkan sekaligus penting. Salah satu yang harus diperhatikan dengan seksama adalah perkembangan motorik bayi. Nggak heran deh, fase-fase bayi seperti tengkurap, duduk, dan jalan selalu ditunggu dan diperhatikan.


Namun, Bunda udah paham belum tentang motorik dan perkembangannya pada anak? Motorik sendiri terbagi menjadi dua yaitu kasar dan halus. Keduanya sama-sama penting untuk diperhatikan dalam tumbuh kembang bayi.


Apa itu perkembangan saraf motorik?


Selain motorik, ada pula saraf sensorik dan konektor. Namun, motorik ini jadi perhatian lebih pada perkembangan anak, mengapa demikian? Hal ini karena respon motorik anak lebih mudah diamati sebagai sebuah gerakan tampak.


Menariknya, jika Bunda mengamati perkembangan motorik anak, hal ini sama dengan Bunda memerhatikan sel saraf si kecil secara keseluruhan, lho! Nah, saraf ini pun terbagi secara umum jadi kasar dan halus.


Dibandingkan motorik kasar, motorik halus ini harus mendapatkan perhatian lebih, Bund. Bukan berarti motorik kasar nggak penting, namun perkembangan motorik halus sangat bergantung dengan stimulasi yang diterima si Kecil dari lingkungan sekitar.


Gimana cara menstimulasi motorik anak?


Motorik kasar biasanya terjadi lebih dulu daripada yang halus. Sejak bayi memasuki usia 3-4 bulan, ia sudah mulai banyak menggerakkan tangan, kaki, dan kepalanya. Itu sudah termasuk perkembangan pesat dalam motorik kasar. Kemudian, motorik halus bisa dirangsang dengan beberapa cara. Yuk cari tahu apa aja, Bund!



  1. Berikan si kecil mainan yang tepat, misalnya boneka gantung yang bisa bergerak di atas boksnya. Mata Si Kecil akan menangkap pergerakan itu dan membuatnya mengikuti arah gerak. Bahkan tak jarang tangannya ikut bergoyang sesuai gerakan boneka.

  2. Saat anak sudah bisa merangkak, Bunda bisa lho, melatihnya dengan menjauhkan atau mengubah posisi mainan. Ketika ia sudah bergerak menuju mainannya, jauhkan lagi ke arah lain agar ia mengejar.

  3. Terakhir, Bunda juga bisa mengarahkan dengan meniru. Misalnya Bunda merangkak ke sebuah arah untuk mengambil mainan. Si kecil melihatnya akan otomatis meniru, lho!


Nah, itu dia sederet tips untuk menstimulasi motorik kasar pada anak. Selamat mepraktekannya Bunda!

Memililih Mainan Edukatif Untuk Anak

bukuananda.com

Bunda, sebagai orang tua, kita pasti sering deh membelikan si kecil mainan. Ada baiknya juga, Bunda memilihkan mainan edukatif buatnya. Namun, beberapa orang tua memiliki kekhawatiran saat membelikan mainan bagi anak mereka. Seperti apa mainan yang cocok dan tepat buat anak, ya?

 

Tipsnya, pilih mainan yang berguna memberikan dampak baik bagi tumbuh kembang si kecil. Tidak hanya mengasah kemampuan baru, tapi juga bisa membuat si kecil mempelajari cara menjalin komunikasi dengan orang lain.

 

Lalu bagaimana ya tipsnya membelikan mainan buat anak? Simak di bawah ini, Bund!

 

Sesuaikan dengan umur

 

Belikan mainan sesuai dengan umur anak, hal ini karena kemampuan si kecil bakal sulit berkembang jika Bunda memberikan alat permainan yang tidak sepadan dengan usianya. Misalnya mainan untuk anak 3 tahun nggak akan sama dengan anak-anak dengan kemampuan motorik lebih kuat. Pastikan mainan ini cocok baginya

 

Harga bukan acuan

 

Jangan mengukur mainan si kecil dari harga namun dari fungsi. Nggak semua mainan berharga mahal mengandung nilai edukasi yang tinggi. Ingat tujuan kita membeli mainan, jika bisa dijadikan inventasi masa depan si kecil, kenapa nggak?

 

Perhatikan Bentuk dan Keamanan

 

Salah satu hal penting lainnya yang harus diperhatikan adalah bentuk dan keamanan. Jangan pilih mainan dengan ujung tajam dan kasar. Jangan pilih yang mengandung racun dan nggak mudah hancur. Senantiasa perhatikan kandungan dan peringatan dalam kemasan.

 

Libatkan keinginan anak

 

Libatkan si kecil saat hendak membelikannya mainan, ketahui preferensi si kecil terhadap mainan anak yang ia inginkan. Dengan menanyakan pendapatnya, Bunda jadi mengetahui minat si kecil dan menyesuaikan keinginannya juga. Si kecil pun merasa bahwa keinginan dan pendapatnya dihargai.

 

Nah itu dia 4 tips bagi Bunda yang sedang ingin membelikan si kecil mainan. Yuk lebih diperhatikan lagi dengan seksama.