DISKON NABIKU IDOLAKU DATANG LAGI

nabi idolaku

Bukuananda.com : Diskon Nabiku Idolaku ini jadi satu hal yang paling banyak ditanyakan. Padahal, baru saja awal bulan kemarin diskon Nabiku Idolaku dihadirkan. Tapi tidak apa-apa, itu menunjukkan animo besar para orangtua dalam memberikan bacaan keren pada putra putrinya.

 

Kabar gembiranya, jelang akhir bulan, diskon Nabiku Idolaku bakal hadir kembali menyepa Ayah Bunda semua di seluruh Indonesia. Jadi siap-siap ya!

 

Lalu, nanti, berapa diskonnya berapa persen? Hem, kejutan dong. Tapi tenang, lihat yang sudah-sudah, diskonnya selalu gede. Yang terakhir saja, diskonnya mencapai 30%. Wow, nyenengin banget kan, Bund!

 

Terus, diskonnya bisa didapat di mana?

 

Langsung saja belanja di Mandira. Buka situs mandira.id. Lalu lakukan pembelian buku Nabiku Idolaku. Nah, nanti secara otomatis harganya sudah jadi harga diskon. Di situs itu juga tertera nomor telepon yang bisa ditanya-tanya soal diskon Nabiku Idolaku dan soal-soal lainnya. Selain itu, Ayah Bunda juga bisa dapatkan Nabiku Idolaku dengan harga diskon dari para book advisor atau reseller yang tersebar di seluruh Indonesia. 

 

Lebih detailnya, diskon Nabiku Idolaku ini berlaku untuk kedua bukunya ya, Bund! Untuk yang belum tahu, jadi begini, paket buku Nabiku Idolaku terbagi dua, yakni Nabiku Idolaku Balita dan Nabiku Idolaku Anak.

 

Bedanya apa? Ya peruntukannya! Nabiku Idolaku Balita diperuntukkan bagi anak balita. Sedangkan Nabiku Idolaku Anak itu untuk si kecil yang lebih besar, minimal lebih dari lima tahun. Namun, tak ada aturan formal untuk ini. Siapa saja boleh membacanya kok. Bahkan, Ayah Bunda juga bakal dapat pengalaman menarik dengan membaca buku Nabiku Idolaku. Hihi.

 

Hanya begini, perbedaan buku tersebut didasarkan pada perkembangan anak. Anak balita dengan anak yang lebih besar tentu punya daya tangkap dan karakteristik belajar yang berbeda. Sederhananya, anak balita mungkin banyak yang belum bisa membaca dengan lancar. Maka, karakteristik Nabiku Idolaku Balita disesuaikan dengan masa-masa tersebut. Jadi, Nabiku Idolaku Balita lebih ditekankan bagaimana caranya membuat anak mengembangkan kecakapan bahasanya. Sedangkan yang satunya lagi, Nabiku Idolaku Anak, karakteristiknya lebih ditekankan pada peningkatan minat baca si kecil.

 

Selain itu, kemampuan dan karakteristik balita dengan anak yang lebih besar dalam menerima serta meresap informasi itu tentu berbeda. Maka, pembedaan atau pembagian buku Nabiku Idolaku ini menjadi sangat urgen agar mereka, baik itu balita maupun anak yang lebih besar, bisa menyerap pesan-pesan dalam kisah-kisah Nabi itu dengan baik, dengan proporsinya masing-masing, sesuai dengan rentang usianya. Jadi jelas kan, mengapa ada Nabiku Idolaku Balita dan Nabiku Idolaku Anak. Bahkan ya, dari segi bentuk fisik bukunya saja sudah berbeda. Memang, Pelangi Mizan kalau bikin buku tidak pernah main-main. Dengan melibatkan banyak pihak mulai dari akademisi hingga praktisi anak, penerbit satu ini betul-betul berusaha menciptakan yang terbaik untuk anak-anak Indonesia. Dah, gitu.

 

Selain dapat diskon, belanja di Mandira menjadi tambah murah lagi karena tidak ada ongkos kirimnya, alias gratis ongkir. Ayah Bunda hanya mengeluarkan uang tepat harga Nabiku Idolaku yang sudah didiskon.

 

Oh ya, jangan kaget juga nanti kalau di saat yang bersamaan Ayah Bunda melihat sejumlah buku lainnya yang juga diberi diskon. Woho. Borong saja semuanya, Bund! Ingat, borong buku di Mandira sama dengan borong kecerdasan buat anak. Investasi dunia akhirat. Baca buku Nabiku Idolaku, sudah jadi pintar, anaknya jadi shaleh shalehah pula. MasyaAllah.

KOMIK BISA JADI MEDIA ANAK BELAJAR BAHASA

bukuananda.com

bukuananda.com : Ada banyak jenis bacaan anak yang bisa Bunda kenalkan pada si kecil, lho! Mulai dari cerita bergambar hingga fabel, semuanya bisa jadi sarana edukasi berbahasa anak. Salah satu yang menarik buat mengajari si kecil bahasa adalah komik anak.

 

Jenis bacaan ini terdiri atas ilustrasi dan teks, kombinasi ini pasti bisa menarik minat baca si kecil. Plus, gambar-gambar yang ada bisa meningkatkan daya imajinasinya. Banyak orang tua kurang setuju jika anak mereka terlalu sering membaca komik. Padahal banyak manfaat yang bisa didapat, nih, Bund.

 

Tapi dengan catatan Bunda juga harus bisa memilah dan memilih komik yang baik dan sesuai dengan sesuai dengan usia si kecil. Cari juga tema komik yang menarik perhatiannya, misal cerita yang terdapat kereta api dan lainnya.

 

Nah, kalau Bunda tertarik buat memperkenalkan komik anak pada si kecil, terlebih dulu kenali karakter dan bahasa yang digunakan dalam ceritanya. Juga cari komik dengan kisah moral berharga yang bisa dipetik oleh anak. Pastikan gak ada unsur seks, kekerasan, dan hal-hal buruk lainnya.

 

Sebelum beranjak untuk membeli buku komik buat si kecil, yuk simak tiga hal ini Bund!

 

 

    1. Hal pertama yang harus Bunda perhatikan adalah lihat siapa penulsi atau komikusnya. Cari tahu juga apa dia memiliki latar belakang menulis yang baik dengan target pasar anak-anak.

 

    1. Cari buku komik dengan gambar dan grafis ringan dan gak ribet. Hal ini biar memudahkan si kecil membaca dan mencernanya.

 

    1. Sebagai referensi, Bunda juga bisa menanyakan pada staf toko bagian komik anak-anak yang bagus. Biasanya komik tersebut best seller, atau sedang digemari. Bisa juga Bunda membeli komik yang sedang populer asal memenuhi kriteria yang sudah disebutkan di atas.

 

 

Nah itu dia sederet tips bagi Bunda yang ingin mengenalkan komik sebagai wadah berbahasa si kecil. Semoga bermanfaat Bunda.

Mengenal Ragam Jenis dan Bentuk Buku Anak

bukuananda.com

www.bukuananda.com – Mengenal  jenis-jenis buku anak. Buku anak itu sangat banyak sekali dan variatif. Bisa dikategorikan berdasarkan usia serta tujuan buku itu dibuat. Ada yang untuk menambah edukasi anak, atau menstimulasi kreativitas anak. Buku anak selalu berkembang dari masa ke masa, namun selalu punya tempat di hati anak-anak yang sejak dini orangtua mereka telah mengenalkan buku sebagai sumber ilmu dan wawasan.
Ada juga pembagian lain tentang buku anak terbagi menjadi 3 :

1. Picture Book

Picture book adalah buku cerita yang teksnya masih sedikit. Setiap halamannya hanya berisikan 1-2 kalimat. Dalam buku ini, biasanya ada hubungan langsung antara teks dengan gambar. Orang tua bisa terus menggunakan buku jenis ini dari mulai anak yang belum bisa membaca hingga anak bisa membaca sendiri.
bukuananda.com

2. Longer Picture Book

Longer picture book adalah buku cerita yang teksnya sudah lebih banyak per halaman. Ceritanya pun lebih panjang dan terdiri dari 2-5 kalimat. Buku jenis ini bisa mulai diperkenalkan kepada anak yang sudah mandiri untuk membaca sendiri. Selain itu, longer picture book juga bisa melatih si kecil untuk memahami maksud cerita dari berbagai kalimat singkat yang tertera pada bagian dalam buku.
bukuananda.com

3. Illustrated Book

Illustrated book adalah buku cerita yang teksnya sudah banyak, ceritanya mulai panjang dan agak kompleks tetapi masih terdapat ilustrasi di halaman-halaman bukunya. Buku jenis ini cocok untuk anak yang berusia di atas 6 tahun, terutama ketika si kecil mulai belajar membaca namun masih bosan untuk membaca dalam durasi waktu yang cukup panjang.
bukuananda.com

Menulis buku anak susah atau mudah?

Setiap menulis pasti punya tantangan tersendiri. Pun halnya dengan menuliskan buku anak. Jangan anggap sepela, “Ah cuma nulis untuk anak-anak mah, mudah. Tinggal asal-asal saja bikin cerita.” Nah, ini saja sudah dianggap hal yang mudah padahal ada seninya juga menulis untuk anak-anak. Tidak sembarang ambil tema cerita karena harus disesuaikan dengan usianya, pemilan kata atau diksi pun harus dimengerti anak-anak kalau ada yang memang sulit maka bikin keterangan bimbingan orangtua. Agar pesan cerita sampai oleh pembaca anak-anak.

Tip menulis buku anak yaitu :

1. Gunakan kalimat pendek

Baik genre tulisan anak berupa fiksi maupun non fiksi, gunakanlah kalimat yang pendek. Agar konsentrasi mereka sempurna dan mereka nggak bingung serta memahami jalan cerita. 5-8 kata per satu kalimat.

2. Gunakan pilihan diksi yang mudah dimengerti

Catatan banget nih. Kita orang dewasa ini terlalu banyak memakai kata-kata yang njlimet dan membingungkan, ini yang bikin anak-anak pusing. Gunakan bahasa dan kata yang mudah dimengerti. Caranya? Banyak gaul sama anak kecil kali ya. Mencoba menyelami cara berpikir mereka yang lugu dan sederhana itu.

 3. Selipkan Pesan Moral

Cerita anak yang baik harus menyelipkan ajaran tentang kebaikan dan ada unsur mendidik di dalamnya. Setidaknya ada ilmu baru atau pesan moral yang bisa diambil sang anak seusai membaca cerita supaya terbentuk karakter positif di diri si anak. Sesederhana apapun, pesan moral harus selalu terselip.

4. Jika menulis buku pelajaran, sumber buku harus jelas

Ternyata nggak hanya buku untuk dewasa ya, ketika menulis buku anak pun referensi yang kita pakai harus jelas. Apalagi untuk genre non fiksi, jangan sampai kita memberikan ilmu atau pengetahuan yang nggak jelas sumbernya.

5. Mencintai dunia anak

Ini mah pasti. Gimana mungkin mau bikin cerita anak tapi nggak ngerti dunia anak atau bahkan nggak tahan sama anak-anak?
Selain itu buatlah alur cerita yang menarik. Karena daya imajinasi anak sangat tinggi. Cerita yang monoton pun akan membuat anak mudah jenuh.

Salam Inspirasi

5 Cara Seru Menumbuhkan Imajinasi di Masa Tumbuh Kembang Anak

bukuananda.com

Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya berprestasi. Salah satu prestasi yang bisa diraih adalah dalam bidang seni. Nah, ternyata penting banget lho Bunda bagi seorang anak di masa tumbuh kembang anak untuk memiliki imajinasi yang tinggi. Karena itu semua akan membuat anak bisa berbpikir lebih kritis. Nah, berikut ini 5 cara melatih menumbuhkan imajinasi si kecil di masa tumbuh kembang anak.

 

 

    1.  Asah melalui cerita

 

 

Cerita merupakan media yang bagus untuk mengembangkan imajinasi si kecil. Bisa melalui bacaan atau pun film. Saat sedang menikmati cerita, mereka seolah hidup dan merasakan apa yang dirasakan oleh si tokoh. Selain itu, Bunda juga bisa membuat cerita sendiri lho. Ajak si kecil ikut berimajinasi dengan cerita yang Bunda buat.

 

 

    1.  Mengajak berkreasi

 

 

Jika sedini mungkin anak sudah diperkenalkan pada dunia seni tentu tidak akan terlalu sulit membuatnya menyukai hal-hal yang berhubungan dengan seni. Bunda bisa mulai mengajaknya berkreasi bersama, entah di rumah atau tempat lain. Jika anak terbiasa denan seni tentu akan meningkatkan daya imajinasi dan kreatifitasnya.

 

 

    1.  Bermain peran

 

 

Bermain drama akan membuat si kecil bisa bebas berekspresi dan mengeksplorasi setiap peran. Manfaat bermain drama adalah belajar bersosialisasi, memotivasi diri melakukan yang terbaik serta kemampuan mengingat dialog.

 

 

    1.  Menghargai setiap karya yang dibuat anak

 

 

Hal ini penting dilakukan supaya anak terus terbiasa untuk melakukan yang terbaik. Beri pujian seperti apa pun hasil karyanya. Pajang karyanya di dinding. Ini akan menumbuhkan perasaan bangga dan anak akan terus berusaha membuat karya-karya yang semakin lebih baik.

 

 

    1.  Mengunjungi fasilitas ruang seni untuk anak

 

 

Di akhir pekan, coba ajak si kecil berkunjung ke tempat yang memang memiliki ruang seni khusus untuk anak-anak. Misalnya Museum MACAN yang bekerja sama dengan seniman muda, Gatot Indrajati dalam Ruang Seni Anak. Ruang ini didedikasikan untuk pendidikan di museum dan menampilkan program yang berbeda setiap kali pameran.

 

Nah, itu tadi ya 5 cara melatih menumbuhkan imajinasi anak di masa tumbuh kembang anak. Semoga artikel ini bermanfaat ya Bunda.

Ini Dia 4 Jenis Permainan Lego yang Sesuai dengan Tahap Tumbuh Kembang Anak

bukuananda.com

Permainan asah otak memang banyak jenisnya untuk anak. Apalagi di zaman yang semakin maju dan modern seperti sekarang ini. Dan salah satu yang cukup populer adalah mainan bongkar pasang yang dikenal dengan lego. Nah, berikut ini 4 jenis permainan lego sesuai dengan tahapan tumbuh kembang anak. Langsung tengok yuk.

 

 

    1.  Duplo

 

 

Jenis lego yang tiap potongannya mempunyai ukuran lebih besar dari biasanya. Jadi Bunda tidak perlu khawatir kalau Duplo bakal termakan oleh si kecil ya. Duplo bisa dimainkan untuk anak usia 3 tahun ke atas. Bukan hanya potongan lego saja tapi juga ada aneka ragam figur-figur lucu misalnya hewan, manusia dan tumbuhan.

 

 

    1.  Junior

 

 

Mirip dengan Duplo, perbedaannya pada tingkat kerumitan saja. Lego Junior ukurannya lebih kecil dibanding Duplo. Lego Junior juga memiliki tema sendiri, misalnya pemadam kebakaran atau tema princess. Dijamin si kecil pasti jatuh cinta dengan lego yang satu ini.

 

 

    1.  Machines

 

 

Lego jenis ini termasuk yang sulit untuk dirangkai. Jika si kecil sudah bisa memainkan lego ini berarti dia sudah cukup besar dan tumbuh sebagai anak yang cerdas dan kreatif. Jenis Machines hampir sama dengan System, tapi dengan skala yang lebih kecil. Tentu saja dengan skala yang lebih kecil, tingkat kesulitannya akan semakin tinggi.

 

 

    1.  Wedo

 

 

Yang terakhir adalah Wedo. Jenis ini paling sering ditemui banyak orang. Tapi siapa sangka Lego ini justru yang paling sulit dirangkai. Tidak hanya anak-anak, orang dewasa pun juga senang memainkan lego yang satu ini, lho. Potongan lego ini yang kecil dan sedikit random bakal mengasah imajinasi si anak untuk berkelana dengan bebas.

 

Nah, itu tadi 4 jenis permainan lego sesuai tahapan tumbuh kembang anak ya Bunda. Permainan ini memang legendaris dan seru banget. Tidak hanya anak-anak tapi orang dewasa juga masih banyak yang suka memainkannya. Semoga artikel ini bermanfaat ya. Kalau si kecil sudah sampai main lego di tahap yang mana nih?