5 Manfaat Kentang Bagi Perkembangan Bayi

Untuk mendukung perkembangan bayi, tentu asupan gizi yang seimbang amat lah penting. Selain ASI, Bunda mungkin juga bingung nih memikirkan apa menu pendamping ASI yang baik dan cocok untuk si kecil? Tahukah Bunda kalau kentang bisa menjadi salah satu pilihan? Buah yang satu ini ternyata memiliki segudang manfaat untuk si kecil, lho Bunda. Nah, berikut ini 5 manfaat kentang bagi perkembangan bayi. Yuk, lihat di bawah ini.

 

 

    1.  Sumber energi

 

 

Untuk MPASI, kentang bisa menjadi pilihan karena teksturnya yang lembut jika direbus. Karbohidrat yang dikandung dalam kentang dapat menjadi sumber energi sehingga si kecil bisa melakukan aktifitas bermain atau berjalan.

 

 

    1.  Mencegah fermentasi usus

 

 

Karena alat pencernaan bayi masih rawan, Bunda harus hati-hati memberikan MPASI ya. Jika salah makan, si kecil bisa terserang bakteri yang mengakibatkan fermentasi usus. Nah, hal ini bisa dicegah dengan memberikannya kentang.

 

 

    1.  Mencerahkan kulit

 

 

Kentang memiliki enzim dan kandungan vitamin C yang berguna memperbaiki sel kulit mati. Kulit bayi bakal terlindungi dengan kandungan ini tanpa ada efek samping. Dengan memberi kentang, maka kondisi kulit si kecil akan semakin baik.

 

 

    1.  Perkembangan otak

 

 

Ternyata untuk membantu perkembangan otak tidak hanya dengan mengonsumsi ASI atau susu formula. Kentang memiliki kandungan vitamin B6 yang bagus untuk perkembangan dan mengoptimalkan kinerja otak bayi menjadi sempurna. Hal ini akan terlihat dengan perkembangan kecerdasan bayi kelak saat sudah lebih besar.

 

 

    1.  Mencegah penyakit berbahaya

 

 

Organ tubuh bayi masih sangat rentan, oleh karena itu harus dijaga dengan sangat hati-hati ya, Bunda. Pemberian makanan pun harus sangat dipantau. Nah, memberikan kentang bisa mengatasi kekhawatiran akan berbagai penyakit berbahaya. Siapa sangka kalau kandungan serat yang ada pada kentang bisa mencegah berbagai penyakit seperti ginjal dan jantung.

 

Nah, itu tadi 5 manfaat kentang bagi perkembangan bayi ya Bunda. Jadi tidak perlu ragu lagi karena kentang baik untuk si kecil. Semoga artikel ini bermanfaat ya Bunda.

Bunda, Begini Cara Menyenangkan Perkenalkan Al-Quran Pada Anak Sejak Dini

Al-Quran menjadi pegangan yang sangat berarti buat umat Islam. Oleh karena itu, banyak orang tua yang ingin anak-anak mereka mengenal dan mencintai Al-Quran sejak kecil. Jika si kecil sudah mengakrabinya sejak kecil, besar harapan orang tua agar anak bisa lancar membacanya ketika sudah besar.

 

Namun, mengenalkan Al-Quran sendiri bukanlah perkara mudah bagi banyak orang tua. Nah, jika Bunda bingung gimana sih cara yang asik buat mengenalkan Al-Quran pada si kecil sejak dini? Yuk simak tipsnya di bawah ini!

 

Dengarkan Al-Quran Sejak Si Kecil Masih Dalam Kandungan

 

Agar si kecil terbiasa dengan ayat-ayat dalam Al-Quran, sebagai langkah pertama Bunda bisa memperdengarkannya setiap hari. Hal ini bisa dimulai sejak anak masih di dalam kandungan, lho. Jika hal yang sering ia dengarkan adalah Al-Quran, maka akan lebih mudah ia akan mencintai Al-Quran dan mempelajarinya.

 

Jangan Lupa Pakai Metode yang Seru dan Asik

 

Agar si kecil mau belajar membaca Al-Quran, Bunda harus mengajarkan dengan cara yans eru dan menyenangkan. Salah satunya bisa dikenalkan dengan cara seperti permainan. Hasilnya, anak akan menikmati belajar mengenal huruf dan membaca Al-Quran seperti ia bermain.

 

Membaca Al-Quran Rutin

 

Bunda harus melatih si kecil untuk membaca secara rutin dan terus menerus. Jika si kecil dilatih terbuasa mengenal dan membaca ayat-ayat Al-Quran, maka ia bisa menguasainya dalam waktu yang cepat.

 

Menceritakan Pada Kisah-Kisah Tentang Nabi dan Rasul

 

Agar mmebuat si kecil senang membaca Al-Quran, Bunda bisa menceritakan padanya tentang kisah-kisah yang ada dalam kitab suci tersebut. Misalnya kisah-kisah para nabi dan Rasul utusan Allah SWT. Perkenalkan padanya kisah menarik yang bisa diambil hikmah.

 

Sabar Setiap Mengajarkan

 

Nah, ini nih yang merupakan hal terpenting pada proses mengenalkan bacaan Al-Quran. Pastikan Bunda untuk selalu sabar dengan proses pembalajaran si kecil. Satu hal yang perlu diingatkan, kemampuan belajar setiap anak berbeda-beda. Hasil yang didapat pun nggak akan sama kecepatannya. Bunda hanya perlu percaya bahwa si kecil akan bisa belajar koka mendapat dukungan dengan baik.

 

Itu dia sederet tips buat mengenalkan Al-Quran dengan mudah pada si kecil sejak dini. Yuk segera praktikan di rumah jika ingin si kecil pintar baca Al-Quran!

Bunda, Ini Dia 7 Tips Mengajarkan Anak Hafal Al-Quran Agar Jadi Hafidz!

Selain mencintai dan lancar membaca Al-Quran, impian setiap orang tua muslim tentu ingin anak mereka mejadi seorang hafidz Quran. Namun, mengajarkan anak membaca Al-Quran sendiri merupakan sebuah kegiatan yang butuh usaha keras.

 

Jadi, jika Bunda ingin si kecil jadi hafidz Quran, tentu perlu usaha yang lebih ulet lagi. Akan lebih baik kalau Bunda sudah mengenalkan dan mengajarkan anak membaca Al-Quran sejak dini, lho. Nah, Bunda punya mimpi menjadikan si kecil sebagai hafidz? Ada tips-tipsnya nih. Yuk, simak caranya di bawah ini!

 

Buat anak terbiasa dan akrab dengan ayat suci Al-Quran

 

Mengajarkan anak untuk menghafal Al-Quran tentu harus dimulai sejak dini sekali. Bunda bisa memulainya sejak ia dalam kandungan. Sering-seringlah membaca Al-Quran dan mendengarkan kaset tilawah saat hamil. Hal ini akan menjadikan telinga anak akrab dengan bacaan Al-Quran. Maka, saat ia lahir akan lebih mudah mengajarinya cara menghafal.

 

Mainkan video bacaan Al-Quran

 

Metode termudah, Bunda bisa menggunakan media video dengan animasi yang menarik hati. Bunda bisa mencarikan video yang paling disukai anak, misalnya bacaan Al-Quran dengan karakter kartun lucu yang ia sukai. Dia pun bisa mengikuti bacaan dari karakter favoritnya sambil belajar menghafal Al-Quran. Seru kan metodenya?

 

Gunakan flash card huruf hijaiyah

 

Selain video, media seru lainnya yang bisa dicoba adalah flash card. Flash card ini adalah kartu berwarna-warni berisi huruf hijaiyah yang bisa membantu anak memahami bacaan Al-Quran nantinya. Bunda bisa mengenalkan flash card ini sejak si kecil berusia 6 bulan.

 

Sehingga, matanya akan terbiasa dengan huruf-huruf tersebut. Jangan lupa juga sering menyenandungkan bacaan ayat suci padanya. Hal ini bertujuan agar telinganya akrab dan dapat mengasah otaknya lebih dekat dengan Al-Quran.

 

Memutar audio tilawah

 

Anak akan mudah menghafal musik karena ia sering mendengarnya dimana-mana. Ternyata, hal ini juga berlaku pada proses menghafal Al-Quran, lho. Jika ia semakin sering mendengar, maka ia semakin mudah menghafal.

 

Membiasakan anak mendengar ayat suci bisa dimulai dengan memperdengarkan kaset tilawah, hingga dia akrab dengan lantunannya. Bunda juga bisa mengunduh aplikasi Al-Quran berbentuk audio di gadget jadi semakin mudah memutarkan ayat Al-Quran buat anak.

 

Menguji hafalan anak

 

Bunda bisa menguji bacaan dan hafalan anak saat ia sudah bisa menghafal surat pendek dalam Al-Quran. Menghafal surat pendek bisa membantunya terbiasa dengan bacaan ayat suci dan menyimpannya dalam otak. Oh iya, menguji hafalan juga bisa membantu hafalan tetap melekat dalam otak, lho!

 

Membacakan surat pendek sebelum tidur

 

Satu lagi metode ampuh agar si kecil bisa menghafal dengan mudah adalah membaca surat pendek sebelum tidur. Ganti nina bobo sebelum tidur dengan bacaan surat pendek agar telinganya terbiasa. Alangkah lebih bagus jika Bunda juga mengajak anak melafalkan surat-surat pendek tersebut.

 

Jadikan membaca Al-Quran sebagai hobi

 

Meski terdengar agak sulit, namun Bunda bisa membiasakan anak jadi hobi membaca Al-Quran. Hal ini bisa Bunda lakukan dengan memberikan teladan dan mengajak anak membaca Al-Quran bersama-sama setiap habis salat. Bunda juga bisa mencontohkan kalau membaca Al-Quran itu menyenangkan.

 

Sebenarnya, tips untuk mengenalkan Al-Quran pada anak itu nggak sesulit bayangan. Namun, jika Bunda ingin si kecil menjadi hafidz, memang dibutuhkan tekad dan proses yang panjang. Jangan menyerah, ya, Bund!