CARA BIKIN SI KECIL BAHAGIA MESKI AYAH BUNDANYA SIBUK BEKERJA, PAKAI BUKU LAYER ANAK BISA ENGGAK YA?

Bukuananda.com

Bukuananda.com :

Buku layer anak — Ada sebuah projek bernama Circle of Security (projek yang dijalankan oleh sekelompok terapis klinis ternama). Projek ini mencoba melihat kebahagiaan anak sebagai salah satu aspek terpenting yang mesti diberikan oleh orangtua. Hasilnya, lebih dari apapun, yang anak butuhkan untuk membuat mereka bahagia dan terapresiasi adalah kehadiran Ayah Bundanya di samping mereka.

 

Hem. Bagaimana dengan Ayah Bunda, selalu ada di samping mereka kah?

 

Temuan dari projek tersebut lantas menjadi bahan diskusi hangat terkait isu-isu parenting di lingkungan akademis maupun praktis. Semua orang tak bisa menyangkal bahwa orangtua juga tak bisa selalu bersama anak-anaknya, yang mana hal itu sudah menjadi kewajiban mereka juga. Meninggalkan anak untuk bekerja, misal.

 

Pada akhirnya, banyak pihak yang menyepakati bahwa ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh Ayah Bunda di seluruh penjuru dunia dalam rangka menjaga ‘delight’ anak, membuat mereka tetap bahagia kendati Ayah Bundanya tak bisa selalu ada di samping mereka, sibuk bekerja. Dan cara berikut ini sangat powerful.

 

Jika menerapkan kiat-kiat berikut, Ayah Bunda akan melihat betapa besarnya lompatan positif hubungan antara anak dan Ayah bunda sendiri. Anak akan menjadi lebih kooperatif, lebih sayang Ayah Bunda, dan mampu lebih tenang. Bahkan, Ayah Bunda justru akan merasa lebih dekat dengan mereka lebih memahami sesuatu yang ada di dalam diri anak, dan lebih merasa bahagia memiliki anak seperti mereka.

 

Kiat-kiatnya disebut dengan Special Time.

 

Berikut apa yang harus Ayah Bunda lakukan:

 

 

    • Biarkan anak tahu apa itu Special Time. jelaskan padanya dengan rinci apa yang akan dilakukan selama itu. Terangkan padanya dari a sampai z tentang Special Time. Hingga saatnya tiba, mereka tahu apa itu special time, apa yang harus mereka lakukan di situ, dan lain sebagainya lah.

 

    • Beri tahu anak kapan Ayah Bunda ingin melangsungkan Special Time. apakah itu setelah makan malam, atau di hari Sabtu. Dengan demikian, anak punya waktu untuk sebaik-baiknya mempersiapkan diri bagaimana menggunakan perhatian Ayah Bunda di Special Time

 

    • Tentukan berapa lama Special Time akan berlangsung. Nah, berapapun lamanya, Ayah Bunda mesti meyakinkan diri bahwa tidak ada gangguan untuk masa tersebut. tidak ada telepon genggam atau apapun. Semua perhatian fokus pada anak, begitupun sebaliknya.

 

    • Lakukan apapun yang diinginkan anak. Sungguh, apapun, tak terkecuali! Tapi jelas, tidak untuk sesuatu yang bisa menyakiti atau merugikan orang lain. usahakan untuk sangat antusias atas apa yang anak minta.

 

    • Jika sesuatu membuat anaknya tertawa, teruslah lakukan itu. Tawa merupakan obat tak tertandingi yang meruntuhkan semua kekhawatiran, ketakutan, dan kegundahan mereka. Itu pula yang dapat membuat Ayah Bunda lebih dekat dengana anak. Bahagialah, tertawalah, bermainlah, tak ada sanggahan, tak ada larangan (dalam batas wajar). Itu semua adalah komposisi dari kebahagiaan.

 

 

Begitulah Special Time. Waktu khusus yang mesti dicanangkan dan dilakukan. Tapi, bukan berarti tak ada komunikasi di waktu selain Special Time. Tidak begitu. Hihi. Pokoknya, sibuk atau tidak sibuk, buatlah Special Time.

 

Nah, dalam rangka memupuk dan menyemai rasa bahagia itu, buku layer anak mampu mengisi kekosongan di luar momen Special Time. Bukan mengganti peran orangtua sebagai sosok, tetapi menggantikannya sebagai subjek yang mampu menghadirkan tawa di bibir anak, menyirna sepi di saat Ayah Bunda tak disisinya, dan menjadi pelipur lara dikala sedih melanda.

 

Buku layer anak itu ada banyak. Salah satunya adalah Wow, Amazing Series. Buku layer anak satu ini mengusung konsep lampion dalam layernya. Sementara isinya bercerita tentang alam semesta. Yang membuatnya unggul, selain dari layer atau pop up-nya, juga dari bahasa yang digunakannya, sangat renyah dan mudah dipahami. Ya, begitulah. Pokoknya, usahakan agendakan Special Time dan beri si kecil buku layer anak ya, Bund.

BUKU LAYER ANAK, KEMAMPUAN MEMBACA

Bukuananda.com

Bukuananda.com : Buku layer anak ternyata mampu meningkatkan kemampuan membaca si kecil lebih efektif dibandingkan dengan berbagai jenis buku lainnya. Hal tersebut diungkap sejumlah pakar anak dari beragai disiplin keilmuwan, salah satunya adalah Frank J. Sileo Ph.D, psikolog sekaligus direktur Center for Psychological Enhancement, Ridgewood, New Jersey.

 

Frank mengungkapkan beberapa faktor yang mengindikasikan mengapa buku layer anak bisa meningkatkan kemampuan membaca anak secara signifikan.

 

Pertama, ungkap Frank, alasannya karena karakter interaktif pada buku layer anak tersebut. Dengan menyentuh, menekan, membolak-balik, atau memainkan ilustrasi yang nyata, yang timbul, 3 Dimensi, anak-anak yang sebelumnya kurang begitu tertarik pada buku pun akan terus membuka halaman demi halamannya.

 

Layer-layer atau lapisan ilustrasi pada buku yang juga populer disebut pop up book ini  pun memungkinkan anak untuk merasa lebih dekat dan terlibat dalam isi ceritnya. Dan sangat sering sekali, anak-anak justru memiliki ceritanya sendiri atas interpretasi dari ilustrasi-ilustrasi pada buku layer ini.

 

Nah, dengan perhatian yang terenggut seperti itu, tak bisa dipungkiri bahwa peluang anak terpapar bahan bacaan pun semakin tinggi. Pada gilirannya, ketika proses ini terjadi terus menerus, disadari atau tidak, kemampuan membaca si kecil pun pasti meningkat.

 

Selanjutnya, kata Frank, buku layer anak selalu membuat si kecil mebacanya berulang kali. Pengalaman berinteraksi dengan ilustrasi 3D pada bukunya membuat mereka selalu merasa tak puas untuk membacanya hanya dalam satu kali balikan. Hal tersebut tentunya baik untuk mereka.

 

Begini, peningkatan kemampuan membaca selalu berjalan lurus dengan peningkatan vocabulary atau kosa kata yang dimiliki anak. Pengulangan sendiri merupakan cara terbaik untuk menambah dan memperkuat kosa kata yang sudah dimilikinya. Nah, dengan berulang-ulangnya si kecil membaca buku layer anak (yang pada awalnya mungkin hanya tertarik karena ilustrasinya saja) pembendaharaan katanya pun akan bertambah. Maka tak heran jika si kecil yang gemar membaca buku layer anak ini terkadang mengucapkan kosa kata atau ungkapan yang bisa dibilang melebihi usiaya. Dalam artian positif tentunya ya.

 

Yang terakhir, Frank menyebut bahwa buku layer anak menjadi media terbaik bagi anak untuk mempersiapkan diri mereka membaca buku yang prosentase ilustrasi dan warnanya lebih sedikit. Sederhananya, buku layer anak ini punya nilai lebih bagi si kecil yang akan mulai masuk ke sekolah dasar. Buku-buku di sekolah dasar kan notabenenya mengandung ilustrasi atau gambar dan warna yang lebih sedikit dibanding buku-buku yang dibaca anak ketika mereka baru mulai mengenal dan belajar membaca.

 

Sebagai rujukan, buku layer anak yang bisa Ayah Bunda gunakan adalah buku layer yang ditawarkan oleh Mandira Dian Semesta. Bukunya adalah WOW Amazing Series. Buku layer satu ini menyajikan pembahasan tentang alam semesta dengan layer atau pop up model lampion. Materinya sendiri disajikan dengan sangat ringan dan mudah dipahami. Ditambah dengan ilustrasi 3D yang cantik, selain membuat anak tertahan untuk membacanya, pesan yang disampaikan pun bisa mereka serap dengan sangat baik. Semua sudah diperhitungkan.

 

Ayah Bunda juga perlu tahu bahwa buku layer anak dari Mandira ini sudah mendapat banyak pengakuan dari berbagai kalangan. Bahan sejumlah pakar di tanah air ikut merekomendasikan jilid Discovery Book ini.

 

Salah satunya adalah Dr. Moedji Raharto, Dosen senior dan Ketua Kelompok Keilmuan Astronomi, Intitut teknologi Bandung. Tak hanya menilai bagusnya kualitas layer atau pop up yang disajikan, Beliau juga menyoroti bagaimana luar biasanya penyajian dan sudut pandang yang digunakan dalam buku ini.

 

“Media ini (Seri Wow, Amazing Discovery Books) merupakan jembatan untuk memperkenalkan wahyu Allah Swt. Media ini memperkenalkan cara pandang yang menyeluruh, memandang alam semesta tidak semata berdasarkan sesuatu yang bisa diindera dan diukur. Semoga media ini menjadi pelita dalam jiwa generasi muda Muslim, untuk terus menerus melakukan pengintegrasian ilmu pengetahuan, serta ayat-ayat Al-Quran dalam sikap dan cara pandang kehidupan. Menghidukan qalbu dan rasionalitas manusia.”