CARA MELATIH ANAK MAKAN SENDIRI

Anak makan sendiri

Cara melatih anak makan sendiri itu bisa dibilang gampang gampang susah. Dibilang susah, kelihatannya sih gampang. Dibilang gampang pun, kenyataannya susah. Begini, Bund, mengajarkan anak untuk makan sendiri itu boleh mudah. Tapi, menyuapinya terus menerus pun tidak bagus. Itu hanya akan menghambat perkembangannya.

 

Perlu diketahui bahwa ketika anak masuk usia 10 bulan, perkembangannya sudah mulai banyak, termasuk soal makan ini. Selain dari jenis makanan yang masuk ke tubuhnya mulai bervariasi, cara ia makan pun tentu sudah harus berkembang, harus mulai biasa makan sendiri.

 

Seorang psikiater anak, Dr. Tjhin Wiguna, SpKJ(K),  mengungkapkan beberapa manfaat yang akan diperoleh anak ketika ia mulai belajar makan sendiri. “Pastinya motorik halus akan sangat terlatih. Artinya ketika ia mencoba mengambil makanannya sendiri, otot kecil di tangannya akan terlatih mengambil sesuatu,” katanya.

 

Dr. Tjhin mengatakan sebetulnya bayi itu sudah biasa melatih otot tangannya ketika memegang tangan Bundanya. Kira-kira saat usia di bawah 6 bulan. Nah, perkembangan motorik halusnya itu akan semakin sempurna ketika ia mulai belajar makan sediri. Lebih lanjut lagi, ketika motoriknya sudah terlatih, akan sangat mudah baginya untuk belajar menggambar dan menulis.

 

Jadi, dari paparan Dr. Tjhin tersebut bisa dikatakan bahwa semakin awal anak terbiasa makan sendiri, semakin awal pula ia untuk bisa menulis. Setidaknya untuk bisa memegang pensil dengan kokoh.

 

Di luar soal kemampuan motorik, dengan makan sendiri, anak akan mulai terlatih untuk mengendalikan makannya. Mereka bisa paham batas lapar dan kenyangnya. Hal tersebut diungkapkan oleh Tiffani Hays, direktur nutrisi anak di Johns Hopkins Schildren’s Center, Amerika.

 

“Anak pun terlatih untuk mendapatkan sesuatu yang bervariasi karena mereka dibiarkan memilih asupannya sendiri,” kata Tiffani.

 

Ia lantas menambahkan bahwa Bunda yang membiasakan anaknya makan sendiri dan mengajarkan cara melatih anak makan sendiri, berarti membuka peluang lebih luas pada anaknya untuk mulai belajar banyak dari sekitarnya. Kegagalan saat memegang sendok, kegagalan mengais nasi ke atas sendok, itu semua adalah pelajaran berharga bagi mereka. Begitu katanya.

 

Nah, supaya berhasil mengaplikasikan cara melatih anak makan sendiri, ada beberapa hal yang bisa Bunda coba aplikasikan di rumah.

 

 

    1. Memberi makanan yang bisa digenggamnya (finger food)

 

 

Cara melatih anak makan sendiri pada tahap pertama adalah memberinya finger food, atau makan yang bisa digenggam olehnya. Proses dirinya elajar bagaimana caranya menggenggam, lalu memabawanya ke depan mulut, hingga menyuapkannya itu adalah permulaan yang sangat baik. Makanan yang bisa digenggam ini harus yang lunak. Bisa itu berupa bolu kukus, wortel kukus, kentang rebus, brokoli, buah apel yang dipotong-potong atau lainnya.

 

Tahap ini bisa Bunda mulai ketika anak menginjak usia 8 bulan. Bahkan, untuk sejumlah anak bisa juga dilakukan lebih cepat. Normalnya, ketika anak sudah bisa duduk dengan tegap sendiri dan sudah kuat menggenggam.

 

 

    1. Memperkenalkannya pada sendok dan garpu

 

 

Cara melatih anak makan sendiri berikutnya adalah membuatnya akrab dengan sendok dan garpu. Ini tahap baru baginya. Setelah semula memakan apa yang ada di genggamannya, sekarang ia belajar mengais nasi, menusukkan garpu pada makanan, baru kemudian memasukannya ke dalam mulut. Jadi, koordinasi antara otak dan motoriknya lebih kompleks.

 

Tahap kedua ini umumnya dilakukan di usianya yang ke 13 atau 15 bulan. Tapi sekali lagi, hitungan bulan ini kasar, melihat umumnya anak. Jadi bisa saja anaknya Bunda lebih cepat dibanding anak pada umumnya.

 

 

    1. Tumbuhkan motivasi atau alasan pada dirinya bahwa aku harus makan sendiri

 

 

Motivasi anak salah satunya bisa ditimbulkan dengan proses imitasi. Jadi, misal, ia melihat sosok yan disukainya, lantas ia ingin meniru apa yang sosok itu lakukan. Nah, Buku Halo Balita menjadi pilihan tepat untuk ini. Buku terbitan Mizan Pelangi ini di menghadirkan tokoh-tokoh atau karakter-karakter yang lovable, mudah disukai anak. kerennya lagi, di buku Halo Balita ini ada satu jilid yang bererita tentang anak yang makan sendiri. Kan pas. Mending Bunda coba langusng praktik deh, beri anaknya Halo Balita.

 

Selamat mencoba!

CARA MENGATASI MENGAPA ANAK MARAH

5 jenis buku anak

Bukuananda.com :

Cara mengatasi tantrum harus sudah menjadi pengetahuan umum yang dimiliki oleh setiap orangtua. Pasalnya, melihat perkembangan zaman dan kebiasaan masyarakat kita, sudah hampir sulit bagi anak untuk tidak mengalami apa yang disebut dengan tantrum.

 

Secara sederhana, bagi Ayah Bunda yang baru mengenal istilah ini, tantrum merupakan kondisi di mana anak sangat mudah marah-marah, mengamuk, bahkan hingga banting-banting barang. Kondisi tersebut lazim terjadi pada anak usia 1 sampai 4 tahun. Namun, tak menutup kemungkinan untuk anak di atas usia 4 masih mengalaminya.

 

Kendati demikian, ada satu hal yang mesti dipahami dan disadari oleh Ayah Bunda. tantrum ini memang terlihat sangat menyeramkan. Tapi sesungguhnya, tantrum pada anak itu tak lain sebagai salah satu cara mereka belajar berkomunikasi secara efektif dengan Ayah Bunda dan lingkungannya. Meski begitu, tidak dibenarkan juga untuk kemudian mendiamkannya atau mengabaikannya.

 

Cara mengatasi tantrum pada anak itu beragam. Biasanya lebih personal. Jadi, satu metode bisa bekerja pada satu anak, tapi belum tentu bekerja pada anak lainnya. Namun, ada juga metode yang sudah disepakati dan dirasakan banyak Ayah Bunda bahwa ada metode atau cara megatasi tantrum yang bisa bekerja pada anak secara umum.

 

Beberapa cara mengatasi tantrum yang sudah diakui ampuh itu di antaranya adalah mengajak bicara anak, mengupayakan diri agar tetap tenang, mencari penalihan perhatian anak, dan bersikap lembut tanpa mengancam baik secara verbal maupun non-verbal.

 

Namun ada cara mengatasi tantrum yang lebih fundamental, atau cara prefentif mencegah terjadinya tantrum pada anak. Caranya adalah memahami mengapa anak marah. Dengan memahami penyebab mengapa anak marah, maka Ayah Bunda bisa mengantisipasi tidak terjadinya tantrum dengan meminimalisir penyebabnya.

 

Misal, anak kerap marah atau mengamuk ketika dilarang menggunakan gadget, maka Ayah Bunda bisa memberi permainan lain yang bisa membuatnya lupa pada gadget. Dengan demikian, peluang untuk marah dan ngamuknya sudah berkurang karena anak menemukan saluran baru yang membuatnya tenang, senang, sesenang dan setenang bermain gadget. Jika sulit mencari benda apa yang cocok untuk ini, coba SabaQu. Sudah banyak review atau testimoni yang mengatakan bahwa SabaQu bisa bekerja seperti apa yang barusan dikatakan.

Bukuananda.com

Memahami mengapa anak marah sebagai cara mengatasi tantrum mesti dilakukan seara sistimatis, menyeluruh. Jadi, langkah berkutnya, setelah memahami mengapa anak marah, Ayah Bunda harus melatihnya atau membantunya bagaimana cara mengatasi kemarahan. Hal ini bisa dilakukan dengan cara memberitahunya dengan kata-kata atau cerita. Bisa juga dengan cara meyertakannya pada program-program khusus tentang hal ini. Biasanya di sekolah kanak-kanak pun kegiatannya mengandung unsur-unsur pelatihan ber’damai’ dengan marah.

 

Secara garis besar, sebetulnya, untuk anak 3 tahun ke bawah, selain memahami mengapa ia marah, cara paling efektif megatasi tantrum adalah dengan mengalihkan perhatiannya. Sebab, untuk usia ini, ketika marah, mereka cenderung tidak diplomatik. Sebaliknya, mereka masih sangat mudah untuk dialihkan perhatinnya pada apa yang menarik baginya. Berbeda untuk anak-anak yang sedikit lebih besar, ya caranya adalah seperti apa yang sudah dipaparkan di atas.

 

Di luar dari pada itu semua, tidak sedikit ahli yang berkesimpulan bahwa pada hakikatnya tantrum itu adalah cara berkomunikasi anak. tantrum ini terjadi ketka anak menginginkan sesuatu, namun tidak dapat mengutarakannya. Hal tersebut berkenaan karena kemmampuan bicara, pengetahuan bahasanya belum begitu baik. Pada saat itulah umumnya tantrum terjadi.

 

Akhir kata, Ayah Bundaharus cermat, jika tantrum pada putra putrinya terjadi sangat sering dan intens, bahkan sampai menyakiti dirinya sendiri atau orang lain, itu artinya Ayah Bunda harus mengonsultasikanya lebih mendalam dengan dokter anak.

 

Buku Halo Balita Mengatasi Anak Gak Rewel

halo balita

Bukuananda.com :

Web : www.anandastore.id
Whatsapp : wa.me/6281548201985

Free Ongkir Seluruh Indonesia

Buku untuk balita itu terkadang pamornya kalah dibanding dengan smartphone atau jenis gadet lainnya. Kalau disuruh milih, tak sedikit anak yang lebih milih main HP daripada main buku. Apalagi waktu anak lagi bosan atau rewel, dengan apa coba rewelnya reda, gadget kah, atau buku?

Bosan dan rewel pada anak sejatinya tak bisa dipisahkan. Karena bosan, ujung-ujungnya jadi rewel. Begitulah. Kendati demikian, kedua hal tersebut jelas berbeda. Tidak selalu karena bosan, maka anak jadi rewel. Tidak selalu karena anak rewel, berarti tandanya itu dia bosan. Tidak. Bisa saja anak itu bosan, tapi tidak jadi rewel. Bisa juga anak rewel, tapi penyebabnya bukan karena bosan.

Dikutip dari detik.com, seorang psikolog, Anastasia Satriyo MPsi., mengungkapkan bahwa semua anak itu gampang bosan. “Apalagi kalau yang tingkat intelektualnya bagus,” katanya.

Nah, supaya anak tidak cepat bosan, psikolog yang akrab disapa Anas itu bilang, “Memang kita bisa budayakan bersosialisasi, tapi ingat bahwa anak kita belum dalam tahap itu. Harusnya anak yang kita tanya, dia butuhnya apa supaya enggak bosan, kita yang akomodir. Sehingga, kita bisa ciptakan child friendly environment.”

Sementara itu, soal rewel ini agak berbeda. Rewel itu sifatnya lebih reaktif. Maksudnya, reaksi atas kondisi tertentu. Misalnya tadi, karena bosan, maka reaksinya rewel.

Rewel memang bikin jengkel, Bund! Tapi, bagaimanapun juga, marah bukan solusi. Pasalnya, balita cenderung semakin rewel jika Ayah Budanya gampang marah. Bersabarlah! Ayah Bunda sebaiknya memahami terlebih dahulu penyebab kerewelan anak. Pada umumnya, rewel pada anak itu dipicu oleh beberapa penyebab yang secara garis besar bisa dikelompokkan sebagai berikut.

  1. Sakit

Rewel karena sakit lazimnya terjadi pada anak yang biasanya aktif dan cerita. Karena sakit, mereka mendadak murung dan cengeng. Sedikit-sedikit menangis, ditawari ini itu, semuanya jadi serba salah, terus uring-uringan. Rewel yang disebabkan sakit ini tampak membuat anak jadi lebih manja.

  1. Tak nyaman

Rewel karena tak nyaman ini terjadi biasanya pada anak kalau mereka datang ke tampat baru atau berada di lingkungan baru. Di pandangan anak, segalanya serba asing. Akhirnya, mereka jadi rewel. Di dalam keadaan seperti itu, ada anak yang merasa terancam. Dan akhirnya, kenyataan tersebut membuatnya menjadi rewel.

Rewel karena tak nyaman pun terjadi ketika anak ditinggal orangtuanya dan diasuh oleh orang lain, baik itu oleh pembantu maupun oleh neneknya. Terkadang anak juga rewel karena diajak tergesa. Misal, ketika Bunda sedang buru-buru, anak bisa saja rewel karena itu. ini pun sama, penyebabnya adalah ketidaknyamanan.

  1. Menuntut perhatian

Rewel pun bisa terjadi ketika Ayah dan Bunda justru tengah bersama mereka. Dan mungkin, ini lumrah terjadi. Secara kasat mata pun Ayah bunda bisa mengidentifikasi, mengapa anaknya rewel. Ya, itu karena mereka mencari perhatian. Terkadang, untuk sebagian anak, cara mereka menuntut perhatian itu ya demikian. Nah, reaksi Ayah Bunda terhadap anak yang rewel karena mencari perhatian itu berpengaruh besar terhadap anak. Peka dan bersabarlah!

  1. Bosan

Yang pasti, bosan adalah penyebab anak rewel paling lumrah. Misal, ketika di kendaraan lama-lama, atau saat sore ketika semua sudah dilakukan dan tak tahu lagi apa yang harus dimainkan, anak akan bosan yang kemudian ujung-ujungnya adalah rewel, merengek-rengek, uring-uringan.

Setelah memahami sekilas paparan di atas, Ayah Bunda boleh berkesimpulan, kiranya cara terbaik untuk mengatasi anak mudah bosan dan rewel itu seperti apa. Secara garis besar, jawabannya adalah kasih sayang, memahai kondisi anak, dan coba mengerti  mereka. Hal tersebut bisa diimplementasikan dengan cara apapun, dengan model aksi bagaimanapun. Tergantung selera dan pengalaman Ayah Bunda. Sebab, setiap anak itu berbeda-beda.

Namun demikian, ada cara efektif untuk mencegah anak dari cepat bosan dan rewel. Yakni dengan gadget. Hem, ya enggak lah! Bercanda, Bund hehe.

Caranya adalah dengan menggunakan media buku. Tak boleh sembarangan buku tapi harus buku untuk balita. Dan bicara soal buku untuk balita, maka tidak bisa tidak untuk menyebut satu nama, yakni Halo Balita.

Bosan itu terjadi pada anak karena mereka jenuh. Sementara jenuh itu terjadi karena kegiatan yang monoton. Klik sudah. Halo Balita sendiri, dalam satu paketnya, berisi 15 jilid, plus boneka tangan dan augmented reality.

halo balita

Lantas, bagaimana anak bisa bosan dengan sajian buku untuk balita yang banyak cerita memikat, lengkap dengan perangkat permainan fisik lainnya.

Dari segi bobot yang menyasar sisi dalamnya pun, yakni emosi dan akal, dengan lembut anak ‘dicekoki’ asupan nutrisi bergizi buat hati, dan pikirannya. Tak heran, output dari membiasakan diri membaca dan memainkan buku untuk balita satu ini adalah kedewasaan, kemandirian, dan kepekaan dari si anak.

Jadinya, bosan sih boleh, tapi anak tahu bagaimana menyikapinya. Rewel sih masih bisa saja terjadi, tapi anak tahu kadar rewelnya dan bagaimana berdamai dengan hal itu. MasyaAllah ya, Bunda!

BERKUDA MENINGKATKAN IQ ANAK

Jual beli buku

Bukuananda.com :

Web : www.anandastore.id
Whatsapp : wa.me/6281548201985

Free Ongkir Seluruh Indonesia

Cara meningkatkan IQ anak yang akan kita bahas kali ini mungkin akan sedikit mengejutkan Ayah Bunda. Pasalnya, hal ini memang jarang dibicarakan dalam topik-topik parenting atau kecerdasan anak.

 

Namun, sudah saatnya bagi Ayah Bunda untuk tahu bahwa ada sebuah penelitian yang membuktikan, menunggangi kuda adalah salah satu cara meningkatkan IQ anak, bisa membantu meningkatkan daya ingat, kemampuan belajar dan menyelesaikan masalah serta pastinya meningkatkan tingkat kecerdasan si kecil.

 

Sejumlah ilmuwan di Tokyo University of Agriculture menemukan bahwa getaran yang ditimbulkan kuda ketika anak menungganginya mampu mengaktivasi bagian otak yang bernama the sympathetic nervous system. Dalam pengujian penelitiannya, para peneliti menggunakan subjek yaitu 34 anak laki-laki dan 72 anak perempuan usia antara 10 sampai 12 tahun. Mereka dipisahkan ke dalam 3 grup.

 

Singkatnya, kesimpulan dari riset tersebut menunjukkan bahwa manfaat terpenting dari menunggangi kuda bagi anak-anak itu sangat berkaitan dengan getaran pada kuda. Oleh sebab itu, hasilnya pasti berbeda dari setiap kuda. Tergantung pada getaran yang ditimbulkan oleh kudanya.

 

Menunggangi kuda tertentu cenderung lebih besar meningkatkan sensitivitas anak. Menunggangi kuda lainnya, dengan getaran dan cara yang berbeda seperti apakah kudanya berjalan atau berlari kencang, bisa lebih berpotensi mengurangi tingkat stress.

 

Namun, yang paling pasti, sebagaimana sudah disitir di atas, menunggangi kuda itu mampu meningkatkan daya ingat, kemampuan belajar dan kemampuan memecahkan masalah hingga pada gilirannya terakumulasi menjadi peningkatan IQ anak.

 

Dalam penjelasannya, Professor Mitsuaki Ohta, salah satu peneliti riset ini, bilang, “Karakteristik terpenting dari langkah kuda adalah bahwa mereka memproduksi tiga dimensi akselerasi. Pergerakan panggul kuda mampu memberi input motorik dan sensorik pada tubuh manusia.”

 

Di luar dari riset di atas, Ayah Bunda pasti sudah tahu bahwa salah satu olahraga yang disunnahkan adalah menunggangi kuda. Dan jika kita membuka hati, ternyata segala sesuatu yang disunnahkan dan diperintahkan oleh Allah Swt itu memang berdampak baik buat kita selaku hamba. Ini salah satunya. Sudah sunnah, bikin cerdas pula.

 

Tapi jangan kita yakin pada sunnah berkuda ini hanya karena sudah tahu manfaatnya yang bisa menaikkan IQ anak. Yang pasti, sebagai motivasi, boleh-boleh saja Ayah Bunda mulai merutinkan mengajak anaknya jalan-jalan berkuda. Tapi tetap usahakan pula di hati bahwa kita berkuda itu adalah bentuk kita ikut, meneladani, belajar menjalankan sunnah Rasulullah Saw.

 

Nah, bagaimana, apakah Ayah Bunda mulai tertarik untuk memasukkan si kecil ke klub berkuda atau secara rutin mengajak anaknya ke kebun binatang untuk berkuda, sebagai cara meningkatkan IQ anak?

 

Peran IQ anak di dalam kehidupan mereka itu sangat penting. Kendati demikian, hal tersebut tak boleh membuat Ayah Bunda lupa pada aspek lainnya seperti kecerdasan emosional, sosial, dan spiritualnya. Bagusnya seimbang. Semua dilatih dan ditingkatkan.

 

Cara menigkatkan IQ anak pun bisa dimulai dengan hal-hal yang sangat sederhana. Bahkan, kalau ditelaah, bertanya pada anak dengan cara tertentu pun bisa meningkatkan intellectual quotient atau kecerdasan otak mereka.

 

Selain itu, mainan juga bisa jadi salah satu cara meningkatkan IQ anak. Misalnya, SabaQu. Permainan yang terdiri dari bingkai hijau, papan soal, dan keping magnet ini adalah contoh mainan yang berdampak pada kecerdasan anak. Bukan saja dari bobot materi yang dipermainkannya, cara bermain atau skema bermainnya pun secara tidak disadari merangsang atau melatih kerja otak anak. Intinya, ada banyak sekali cara meningkatkan IQ anak, mulai dari ngobrol, main, hingga menunggang kuda.

MASIH BELUM TERTARIK JADI MEMBER MDS?

Buku anak edukatif

Bukuananda.com : Member MDS katanya bisa jalan-jalan ke luar negeri? Member MDS katanya bisa dapat keuntungan sampai puluhan juta rupiah? Member MDS katanya katanya katanya dan katanya. Pernah dengar selentingan seperti itu, Ayah Bunda?

 

Ya, betul kok. Ayah Bunda tak salah dengar. Meber MDS atau Mandira Dian Semesta itu memang diapresiasi dengan berbagai macam reward. Mulai dari uang tunai, kendaraan bermotor, alat-alat rumah tangga, jalan-jalan ke luar negeri, hingga umrah. Nah, sekarang, jika Ayah Bunda ingin seperti orangtua lainnya yang dapat reward dari Mandira, mari kita pahami cara kerjanya.

 

Mandira Dian Semesta merupakan unit direct selling penerbit terkemuka, Mizan. Mandira menjual buku melalui para book advisor dan resellernya yang tak lain disebut juga sebagai MDS. Jadi, buku-buku yang dijual oleh Mandira ini tidak bisa ditemukan di toko-toko buku konvensional, melainkan hanya tersedia di para member MDS.

 

Oleh sebab itu, tak heran jika member MDS meraup keuntungan sangat banyak. Sebab, buku-buku Mandira yang banyak dicari orangtua di Indonesia ini hanya bisa didapatkan dari mereka. Terhitung, ribuan paket buku bisa terjual setiap bulannya.

 

Kemudian, sistim edukasi yang dibangun oleh para member MDS ini sangat baik dan merata. Jadi tidak ada istilahnya monopoli pasar, tidak ada istilahnya perbedaan keuntungan yang jomplang antara satu member dengan member lainnya. Prinsipnya, mereka bertumbuh bersama. Semua punya kesempatan yang sama.

 

Member MDS yang baru akan digabungkan ke dalam satu kelompok tertentu di bawah bimbingan senior book advisor. Di situ, dari hal-hal basic sampai advanced akan diajarkan. Dan bagusnya, yang mengajarkan adalah mereka yang sudah lebih dahulu menekuni dunia penjualan direct selling Mandira. Jadi, apa yang diajarkan itu sangat aplikatif dan mengena. Bukan sekadar teori pemasaran belaka.

 

Kemudian, reward di mandira itu ada banyak, sebagaimana sudah disebutkan beberapa di atas. Ada komisi bulanan, ada per triwulan. Ada juga komisi untuk momen-momen tertentu. Umumnya, komisi atau reward-reward tersebut diberikan dengan hitung-hitungan poin.

 

Jadi, dari satu unit buku yang terjual, seorang member MDS akan mendapat poin. Setiap buku poinnya berbeda. Misal, seorang member MDS berhasil menjual satu unit paket buku Halo Balita. Maka, poin yang diperolehnya berbeda dari poin ketika ia berhasil menjual satu unit SabaQu.

 

Nah, untuk masing-masing rewardnya ada standar minimum poin. Siapa saja member MDS yang berhasil mencapai 500 poin, maka ia berhak mendapat reward jalan-jalan ke Thailand. Contohnya seperti itu. Oleh sebab itu, tak heran jika di luar sana Ayah Bunda sering mendengar certa member MDS yang jalan-jalan ke luar negeri, yang dapat komisi hingga puluhan juga. Karena ya, mereka memang berhasil mencapai poin-poin yang sudah ditentukan.

 

Sekarang, bagaimana caranya jadi member MDS? Gampang! Ayah Bunda tinggal kontak saja para senior advisor. Biasanya mereka membuka lowongan untuk member MDS baru. Ayah Bunda bisa masuk ke Facebook Mandira Dian Semesta. Nah, di situ banyak senior book advisor berseliweran. Stalking saja laman facebook mereka,

 

Atau, Ayah Bunda bisa masuk ke situs mandira.id. Di sana, tertera nomor kontak kantor Mandira. Nah, tinggal hubungi saja nomor tersebut. Nanti akan diarahkan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa kita berada di kelompok member MDS. Dengan berjejaring atau berkelompok seperti ini, Ayah Bunda bisa banyak dapat ilmu sekaligus senior untuk berkonsultasi.

 

Oh ya, jadi member MDS tidak dipungut biaya kok. Modalnya hanya niat Lillahita’ala dan kemauan yang keras. Sekarang bagaiman, masih belum tertarik? Gak mungkin deh!

JADI RESELLER MDS SAJA!BERKAH

Bukuananda.com : Reseller MDS bisa jadi pilihan terbaik buat Bunda yang ingin bantu suami cari nafkah. Atau buat Bunda yang ingin punya penghasilan sendiri, misal. Atau juga buat Bunda yang ingin mewujudkan cita-citanya jadi pengusaha.

 

Ada beberapa hal yang bisa Bunda pertimbangkan terkait mengapa mesti jadi reseller MDS.

 

 

    1. Tak harus keluar rumah

 

 

Bunda bisa menjual produk-prdoduk MDS dari rumah. Tinggal begeriliya saja melalui jejaring media sosial yang Bunda miliki. Terlebih, di zaman sekarang, kehidupan kebanyakan orang sudah ‘pindah’ ke media sosial. Jadi, justru akan sangat efektif ketika Bunda menjadi reseller MDS dan menjual produknya di media sosial.

 

 

    1. Keuntungannya besar

 

 

Kalau dihitung secara kasar, 5 produk saja bisa Bunda jual, uang dapur selama satu bulan sudah bisa tertutupi hihi. Lagian, menjual 5 produk dalam satu bulan itu bukan hal yang terlalu sulit. Sudah terbukti, banyak reseller MDS yang sampai bisa menjual lebih dari 5 produk per bulannya.

 

 

    1. Support team

 

 

Ketika bergabung menjadi reseller MDS, Bunda akan ikut tergabung ke dalam satu grup reseller. Di situ, Bunda akan dibimbing oleh senior book advisor tentang bagaimana cara sukses menjadi reseller MDS. Tak hanya itu, di sini juga Bunda bakal mendapat pendampingan yang intens. Kapanpun Bunda menemukan kesulitan, tinggal konsultasikan saja. Jadi, Bunda tidak akan dilepas sendirian sejak awal. Bunda akan ditemani orang-orang yang sudah berpengalaman.

 

 

    1. Produk yang banyak dicari

 

 

MDS ini kependekan dari Mandira Dian Semesta. Ini merupakan unit direct selling Penerbit Mizan. Usianya sudah cukup matang. Oleh karenanya, pasarnya sudah sangat luas. Dengan demikian, menjual produk MDS itu tidak begitu sulit. Sebab awarness atau kesadaran publik terhadap produk-produk MDS itu sudah ada. Bunda tinggal melakukan tahap konversi, membuat orang-orang taadi membelinya.

 

Kemudian, MDS ini kan menjual buku-buku anak dan perangkat edukatif anak lainnya. Mengingat tingkat pernikahan di Indonesia tidak pernah menurun, maka, kebutuhan akan produk-produk MDS pun tidak akan berkurang. Di situlah letak peluang sukses Bunda sebagai reseller MDS.

 

 

    1. Keluarga baru

 

 

Pada hakikatnya, menjadi reseller MDS bukan soal materi semata. Menjadi reseller MDS itu mesti dimaknai sebagai upaya Bunda untuk ikut serta dalam mencerdaskan bangsa. Yang Bunda kampanyekan bersaa kawan-kawan MDS ini adalah buku. Di sini, Bunda berusaha menyebarkan virus membaca kepada anak di Indonesia.

 

Itu semua Bunda lakukan bersama keluarga baru Bunda, yakni keluarga MDS. Tidak hanya menjual buku, pasti Bunda akan melakukan kegiatan penyuluhan, pendampingan kepada masyarakat, meliterasi masyarakat. Dari situ, hubungan erat antara Bunda dengan kawan-kawan MDS lainnya pasti akan terjalin. Dan percayalah, yang begini itu priceless, tak bisa dinilai dengan uang.

 

Jadi, tunggu apa lagi, bergabunglah menjadi keluarga Mandira Dian Semesta. Tapi sebelumya, bicaralah pada suami Bunda. Pinta ridhanya. Melihat itikad baik Bunda, ditambah dengan kultur dan cara kerja reseller MDS, rasanya hanya dukungan yang akan Bunda peroleh. Kalau sudah begitu, masyaAllah deh. Bahagianya pasti.

SIASATI SI KECIL YANG KECANDUAN GADGET DENGAN GAME CERDAS ANAK INI

Bukuananda.com

Bukuananda.com

Game cerdas anak ini bisa jadi salah satu jawaban atas keresahan Ayah Bunda melihat anaknya yang mungkin kecanduan gadget. Memang, anak-anak yang sibuk dengan gadgetnya sendiri rasanya kini sudah jadi pemandangan yang lumrah ya, Bund. Padahal, jika setiap orangtua sadar akan dampak buruk yang ditimbulkan gadget pada anak, mereka pasti memilih anaknya merengek karena tidak diberikan gadget ketimbang harus menanggung sisi negatifnya.

 

Nih ya, dilansir dari liputan6.com, kondisi kecanduan gadget yang dialami banyak penduduk Indonesia, khususnya anak-anak, menjadi perhatian serius Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia (UI).

 

Henny S Widyaningsih, Ketua Tim Pengabdian Masyarakat yang melakukan kampanye sekaligus kajian tentang bahaya gadget bagi anak Dep. Ilmu Komunikasi FISIP UI, mengungkapkan bahwa penggunaan gadget yang berlebihan oleh anak dapat menggeser pola komunikasi mereka.

 

Kebiasaan menggunakan gadget membuat pola komunikasi anak menjadi lebih individualis dari yang seharusnya dialogis. Pola komunikasi individualis tersebut dapat menjadi pemicu masalah-masalah lainnya, seperti ketidakmampuan beradaptasi hingga problem kepriadian anak.

 

Kendati demikian, Henny pun menegaskan bahwa sebetulnya gadget itu tak ubahnya pisau bermata dua, yakni memiliki sisi positif dan negatifnya. Hanya, katanya, yang mesti ditekankan dan didisplinkan adalah durasi penggunaannya.

 

Jadi, ketika anak memainkan gadgetnya dengan durasi yang tepat dan memainkan aplikasi yang tepat, maka di situ sisi positif gadet ia dapatkan. Tapi, ketika anak memainkan gadet melebihi durasi semestinya, meskipun yang dimainkannya adalah sesuatu yang baik, orangtua tetap harus berhati-hati.

 

Nah, Ayah Bunda tahu apa ciri-cirinya anak mulai kecanduan gadget? Kata Wahyuni Pudjiastuti, Dosen Dep. Ilmu Komunikasi FISIP UI yang juga melakukan kampanye dan riset ini, menyebut bahwa ciri-ciri anak mulai kecanduan gadget itu adalah ketika mereka sudah sering menolak melakukan rutinitas sehari-hari dan lebih memilih gadget. Selain itu,  imbuh Wahyuni, penggunaan gadget secara terus menerus serta menurunnya minat anak untuk bermain dengan anak sebayanya adalah salah satu ciri lain bahwa anak sudah mulai kecanduan gadget.

 

Untuk anak sudah kecanduan gadget, atau mungkin baru terlihat gelagat yang menunjukkan bahwa ia mulai kecanduan, penting bagi Ayah Bunda untuk menyiasati hal tersebut. Dan sebetulnya cara untuk menyiasatinya itu banyak sekali.

 

Cara terbaik itu dengan tidak menghadirkan gadget di rumah. Maksudnya, selama di rumah, tidak ada anggota keluarga yang menggunakan gadget. Atau jika memang perlu, usahakan itu tak terlihat oleh anak. Tapi, jika masih tidak bisa melakukan itu, ya Ayah Bunda bisa coba secara perlahan. Nah, salah satunya adalah dengan menghadirkan game cerdas anak di rumah.

 

Begini, Ayah Bunda mungkin pernah mendengar ungkapan seperti ini, ‘jangan hilangkan, tapi ganti’. Ya, Ayah Bunda mesti paham. Mengapa anak bisa kecanduan gadget? Itu karena gadget memberi kesenangan, atau mungkin ketenangan bagi mereka. Maka keliru jika Ayah Bunda hanya bilang ‘stop’ lalu menghilangkan gadget dari anak. Sebab, bagi anak, apalagi yang sudah kecanduan, itu sama artinya dengan mencabut kesenangan mereka.

 

Jadi jelas bahwa pilihan terbaik adalah menggantikan peran gadget. Memberikan perangkat yang juga menawarkan keseruan, kebahagiaan, atau bahkan ketenangan bagi anak. ini baru pilihan terbaik. Nah, itulah alasan kenapa game cerdas anak bisa menyiasati si kecil dari kecanduan gadget. Logikanya sederhana, game cerdas anak ini mampu mengganti peran gadget dengan semua kesenangan, keseruan, dan mungkin rasa candunya.

 

Game cerdas anak yang kita bicarakan adalah SabaQu. Ayah Bunda pasti sudah tak asing dengan permainan edukasi satu ini kan. SabaQu adalah perangkat yang mengajak anak untuk memainkan matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan logika

 

Kekayaan visualisasi dari ketiga ‘mata pelajaran’ plus soal logika tersebut membuat anak seperti sedang menonton program kesukaannya di YouTube. Cara bermainnya yang menantang bukan tidak mungkin bikin anak bilang begini, ‘duh hampir bener semua. Main lagi deh, penasaran banget’. Duh, membayangkan itu, pasti Ayah Bunda senang bukan main anaknya keranjingan mainin matematika, bahasa Inggris, dan bahasa Indonesia. Tahu-tahu nilai raportnya bagus saja.

 

Oh ya, satu hal yang pasti dari game anak cerdas SabaQu ini adalah membuat anak melakukan aktivitas yang membuatnya merasakan pengalaman sensori dan motorik. Tentu poin ini umumnya tak bisa diberikan oleh gadget.

Q & A PEMBAYARAN BUKU MDS

Bukuananda.com

Bukuananda.com : Pembayaran buku MDS bisa dibilang sangat fleksibel. Kendati demikian, semuanya dipastikan aman, transparan, dan terpercaya. Untuk lebih dalam memahami bagaimana prosedur atau lain halnya tentang proses pembayaran buku MDS, berikut adalah Q & A yang sekiranya bisa membantu.

 

Bagaimana cara melakukan pembayaran buku MDS?

 

Pembayaran buku MDS bisa dilakukan dengan sejumlah cara, tergantung bagaimana dengan cara apa Ayah Bunda membeli buku MDS.

 

Jika Ayah Bunda membeli buku MDS di situs resminya, maka pembayarannya dilakukan dengan cara transfer bank. Setelah menghubungi nomor yang tersedia di situs resmi MDS atau melakukan transaksi langsung di keranjang belanja, nanti akan ada informasi ke nomor rekening mana Ayah Bunda harus mentransfer uang pembayarannya. Akan disertakan juga cara konfirmasi pembayarannya.

 

Selain itu, kita ketahui juga bahwa buku-buku Mandira ini dijual oleh para book advisornya. Nah, untuk Ayah Bunda yang membeli buku Mandira dari book advisor atau reseller, maka pembayarannya pun dikembalikan pada cara yang ditentukan oleh book advisor tersebut. Sebab, kan ada banyak juga book advisor yang mengadakan arisan buku Mandira. Dengan begitu, pembayarannya pun tentu akan dicicil sebagaimana arisan pada umumnya.

 

Dalam pembayaran buku MDS, apakah ongkos kirim ditanggung oleh pembeli?

 

Tidak! Ongkos kirim ditanggung oleh Mandira. Ayah Bunda tak perlu mengeluarkan dana tambahan untuk membayar biaya pengirimannya. Dan tidak ada syarat ketentuan untuk gratis ongkos kirim ini. Kapanpun Ayah Bunda belinya, ke manapun tujuan antarnya, dan berapapun barang yang dibeli oleh Ayah Bunda, semuanya gratis ongkir.

 

Apakah pernah ada masalah dalam proses pembayaran buku MDS?

 

Selama Mandira berdiri, belum pernah ada masalah yang terjadi dalam urusan pembayaran buku MDS ini.

 

Di Mandira, komunikasi adalah kunci. Mandira punya tim khusus untuk melayani semua pelanggannya dengan sabar, teliti, rinci, dan menyeluruh. Tidak terkecuali dalam urusan pembayaran. Ketika ada Ayah Bunda yang ingin dituntun dari awal sampai akhir tentang bagaimana melakukan pembayara buku MDS, maka dipersilakan untuk menghubungi nomor kontak yang tersedia di situs Mandira. Yang seperti ini sudah banyak. Biasanya mereka yang sudah sepuh yang ingin dituntun dalam urusan pembayaran ini.

 

Bagaimana jika tidak membayar dalam jangka waktu yang telah disepakati?

 

Jika demikian, pemesanan akan ditangguhkan. Tapi, jika ada komunikasi lebih lanjut dari customer dan ingin melakukan pembayaran (di luar tenggat yang suda disepakati), maka akan diakomodir seperti biasa. Santai, saja. Yang penting komunikasi.

 

Secara garis besar, begitulah a sampai z pembayaran buku MDS. Jika masih ada yang ingin ditanyakan terkait dengan pembayaran buku MDS atau hal lainnya, silakan hubungi langsung layanan pelanggan di nomor 0822-4059-8100.

 

Jangan lupa, follow juga akun Instagram dan Facebook MDS di @mandiradiansemesta dan Fanpage FB Mandira Dian Semesta Page untuk memperbaharui informasi-informasi terkini MDS, terlebih informasi diskon teranyar Mandira.

TOKO ONLINE, PROMO GRATIS ONGKIR

Bukuananda.com

Bukuananda.com

Promo gratis ongkir di toko mana ya? Toko situ lagi ada gratis ongkir, enggak? Kalau toko sebelah bagaimana, lagi promo gratis ongkir juga kah? Di toko itu, syarat gratis ongkirnya, minimal harus beli berapa? Toko online yang sono, gratis ongkirnya cuman buat kirim ke Jabodetabek saja ya?

 

Sering tanya begitu? Sedih sih pasti kalau gratis ongkir tapi banyak syaratnya. Terus, kadang ada juga toko online yang kasih gratis ongkir, tapi kita mesti cari-cari dulu voucher untuk gratis ongkirnya. Hem.

 

Kita mesti paham, dalam dunia jual beli online, sebetulnya penjual bakal membebankan biaya pengirimannya kepada si pembeli. Karena kalau tidak demikian kan, dari mana si penjual bisa dapat untung. Biaya antar itu kan bisa dibilang tidak murah juga. Bisa sampai belasan atau puluhan ribu.

 

Namun, di sisi lain, promo gratis ongkir adalah cara jitu yang bisa secara signifikan mengundang pelanggan membeli produknya. Akhirnya, dengan cara atau skema yang telah diatur, yang mana bisa membuat biaya ongkos kirim itu tertutupi oleh pelanggan, tetapi di waktu yang bersamaan si penjual bisa mengadakan promo gratis ongkir di tokonya, maka munculah beragam skema promo gratis ongkir yang sudah dibicarkan di atas, yakni syarat-syarat untuk promo gratis ongkir tersebut.

 

Tapi, ada lho toko online yang memberikan promo gratis ongkir tanpa syarat. Nah, toko online seperti ini biasanya punya misi lain, tidak hanya berjualan. Mandira.id, misalnya. Toko buku anak premium ini memberikan layanan promo gratis ongkir tanpa syarat bagi semua orang. Hal itu bisa dimengerti karena memang, selain berjualan buku anak premium, Mandira juga bergerak untuk peningkatan literasi anak-anak di Indonesia. Malah, kendati ongkos kirim yang ditanggungnya besar, Mandira akan senang jika ada pelanggan yang membeli bukunya dan mengirimnya ke pelosok daerah di Indonesia.

 

Mari kita lihat lebih dekat. Promo gratis ongkir di Mandira berlaku sepanjang masa, sampai kapapun, tak mengenal waktu, selama Mandira masih ada (doakan terus eksis ya, hihi). Promo gratis ongkir di Mandira juga berlaku untuk jumlah pembelian berapapun. Biarpun hanya beli satu produk saja, pokoknya, pembeli tak usah membayar ongkos kirimnya.

 

Selain itu, Umumnya kan, promo gratis ongkir kerap hanya berlaku untuk pengiriman ke kota-kota besar saja. Tidak di Mandira. Di toko online satu ini, promo gratis ongkir berlaku ke semua tujuan pengiriman, ke pelosok daerah manapun di seluruh wilayah Indonesia.

 

Intinya, belanja di Mandira, ongkos kirimnya gratis. Tanpa syarat tanpa catatan apapun!

 

Tapi memang, kalau mau beli baju, ya tak bisa di Mandira. Kan sudah dibilang, Mandira ini toko buku anak premium dan perangat edukasi. Mandira sendiri adalah salah satu unit dari Penerbit Mizan. Mandira menjual buku-buku anak premium sekaligus mainan edukasi.

 

Bicara soal kenikmatan belanja di Mandira, maka tak bisa selesai sampai di promo gratis ongkir saja. Ada juga diskon besar dari setiap produknya yang bikin sayang kalau melewatkannya begitu saja. Lebih gregetnya lagi, diskonnya itu hampir tiap bulan. Nih ya, contoh, November ini, buku Nabiku Idolaku, Seri Teladan Rasul, Ensiklopedi Bocah Muslim, LAQU, Confidence in Science, dan Wow Amazing Series, semuanya diskon 30%.

 

Oh ya, perlu diketahui, Mandira juga menjual bukunya tidak hanya melalui situs resminya saja, tetapi juga bekerja sama dengan para book advisor atau reseller. Nah, gratis ongkos kirimnya juga berlaku untuk pembelian buku-buku Mandira dari book advisor atau reseller.

Bermain Sambil Belajar, 4 Permainan Memori si Kecil

bukuananda.com

Bunda tahu gak sih, ternyata ada jenis permainan anak yang bisa meningkatkan kemampuan memori si kecil? Hal ini bisa didapatkan dari jenis permainan asah otak yang menyenangkan. Selain itu jenis permainan ini juga dapat bermanfaat bagi pertumbuhan otak anak. Berguna banget nih buat si kecil yang sedang dalam masa perkembangan!

Asiknya, permainan memori ini bisa divariasikan dengan banyak pilihan media. Bunda misalnya, bisa mengajak si kecil menghafal abjad sembari bermain permainan memori ini. Jadi, si kecil bisa belajar sembari bermain. Nah, penasaran gak Bund permainan apa aja yang bisa mengoptimalkan perkembangan memori si kecil? Yuk simak di bawah ini!

Gunakan Kartu Remi

Bunda bisa nih menggunakan kartu remi untuk memainkan permainan memori sama si kecil. Caranya gampang, cukup siapkan satu set kartu remi, kemudian kocok seperti biasa. Bentangkan satu persatu kartu di atas meja. Minta si kecil memasangkan masing-masing kartu hingga seluruh kartu habis terbuka. Sebelum bermain dengannya, contohkan terlebih dahulu ya supaya dia gak bingung.

Gunakan barang-barang sekitar

Asiknya, Bunda bisa kok pakai benda-benda di sekita buat permainan memori ini. Asal jangan memilih benda tajam dan berbahaya, ya! Bunda bisa memilih lima benda yang ada di sekitar, dan meletakannya di atas nampan. Minta si kecil menghafal benda apa aja yang ada di atas nampan tersebut. Setelah beberapa detik sembunyikan nama tersebut, kemudian minta dia menyebutkan benda apa saja yang ada di nampan barusan. Jika ia berhasil menyebutkannya dengan benar, beri ia apresiasi.

 Berhitung perkalian

Permainan ini bisa juga jadi sarana belajar sambil bermain yang menyenangkan. Bunda bisa memintanya buat menghitung jumlah kelipatan dari sebuah angka, misal kelipatan dua. Ia harus menyebutkan jumlah kelipatannya. Permainan memori ini dapat membantunya belajar perkalian. Oh iya, permainan ini bisa dilakukan untuk anak berusia 4 sampai 5 tahun, ya, Bund.

Permainan Mencocokkan Bentuk dan Gambar

Selain di dalam rumah, permainan memori ini bisa juga Bunda lakukan di luar, misal di taman atau beranda. Belilah stiker berbagai bentuk dan gambar. Pastikan juga setiap stiker memiliki pasangan. Ajak si kecil ke taman lalu minta ia mengambil beberapa batu pipih.

Kemudian, bersama dengannya tempelkan stiker tersebut pada batu. Atur batu di hadapan si kecil dengan stiker menghadap ke bawah, minta ia membalikan satu batu dan mencari pasangannya. Jika ia gak menemukan pasangannya, ia harus membalik batu tersebut dan mengulanginya.

Gimana, seru kan bermain permainan memori sama si kecil? Selain bermain, ia juga bisa sambil belajar, lho. Cobain deh Bund!

Baca Juga Artikel Ini : https://www.bukuananda.com/5-manfaat-membaca-buku-ensiklopedia-bagi-anak/